Puluhan Tenaga Medis RS Inco Sorowako Datangi DPRD Luwu Timur

1 Min Read

Puluhan karyawan rumah sakit yang tergabung dalam Forum Kerja Bersama Kontraktor Rumah Sakit Inco PT. Vale suarakan aspirasinya di Gedung DPRD Luwu Timur. Kamis (11/10/18).

Aspirasinya tersebut terkait adanya penerimaan karyawan baru Rumah Sakit Awal Bros yang saat ini menjadi kontraktor Pihak ketiga dibawah PT. Vale Indonesia Tbk menempati RS Inco di Jalan Diponegoro Sorowako, Kecamatan Nuha.

Ketua Forum dr. Wana mengatakan penerimaan tersebut mengindikasikan adanya pengurangan karyawan lama RS Inco. Dirinya menuntut agar semua karyawan lama RS Inco diakomodir oleh RS Awal Bros tanpa adanya pengurangan.

“Kami memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di bidangnya sesuai basic skill, kami (karyawan lama) harapkan bisa diterima tanpa adanya PHK,” ungkap dr. Wana.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Luwu Timur H. Amran Syam menilai adanya pengurangan atau PHK karyawan akibat pengalihan pengelolaan RS Inco ke RS Awal Bros adalah sesuatu yang keliru.

Amran mengatakan DPRD akan membahas lebih lanjut mengenai hal ini pekan depan bersama Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Industri (Disnaker) RS Awal Bros dan Manajemen PT. Vale Indonesia untuk dimintai keterangan.

Hadir dalam Rapat Aspirasi Anggota DPRD H. Usman Sadik, Efraem, Badawi, Leonar Bongga, dan Kadisnaker Firnandus Ali.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.