Puspawati : PKK Lutim Siap Mencegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Perdagangan Orang

3 Min Read

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menghadiri kegiatan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan (PPKTP) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dibuka oleh Penjabat (Pj) Sekprov Sulsel, Ashari F. Radjamilo, yang bertempat di Hotel Gammara, Selasa (12/03/2019).

“Kegiatan PPKTP dan TPPO ini digelar sebagai upaya Pemerintah dalam mengurangi kekerasan perempuan dan perdagangan orang di Sulawesi Selatan,” jelas Sekretaris Daerah Provinsi Sul-Sel, Ashari F. Radjamilo saat menyampaikan sambutan.

Ashari F. Radjamilo mengatakan, angka kekerasan di Sulawesi Selatan meningkat, maka dari itu saya berharap gerakan bersama PPKTP dan TPPO menjadi langkah awal dan merupakan akses bersama untuk mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan dan ini harus di tindak lanjuti dengan serius melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan.

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi Sul-Sel mendukung penuh untuk stop kekerasan terhadap perempuan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Sulsel, Liestiaty F. Nurdin, meminta seluruh kader PKK, Dharma Wanita dan organisasi perempuan untuk berperan aktif dalam upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, hal tersebut merupakan salah satu peranan penting yang dimiliki oleh PKK, Dharmawl Wanita dan organisasi-organisasi perempuan yang ada di Sulsel.

Liestiaty berharap, PKK, Dharma Wanita, dan seluruh anggota organisasi perempuan harus terus mengawasi agar tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa terus diminimalisir.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi selatan, Lies F. Nurdin menyampaikan pemberian bantuan Perpustakaan Ibu dan Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI kepada 13 Kabupaten/Kota, salah satunya Kabupaten Luwu Timur sebesar Rp. 2,5 M.

Sedangkan Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj, Puspawati Husler saat ditemui disela acara mengatakan, PKK, Dharma Wanita dan Organisasi Perempuan Luwu Timur siap bersinergi dan membantu Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, sesuai porsinya. Salah satunya adalah memberdayakan kader PKK agar mampu mengedukasi anggota keluarga dalam mencegah dan menghadapi tindak kekerasan.

Diakhir acara dilakukan deklarasi Akhiri Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Ketua TP PKK dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten/Kota menandatangani komitmen bersama PPKTP dan TPPO.

Deklarasi ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, Ketua DWP Kabupaten/Kota serta kepala OPD terkait Kabupaten Kota. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.