Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Guru Besar Unhas Dukung Pembentukan TPF Rusuh Palopo
Hukum

Guru Besar Unhas Dukung Pembentukan TPF Rusuh Palopo

Redaksi
Redaksi Published 10 April 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Insiden pembakaran sejumlah Kantor milik Pemerintah Kota Palopo serta Kantor harian Palopo Pos merupakan tindakan sporadis yang merugikan semua pihak. Pembakaran dan tindakan anarkistis yang dilakukan massa salah calon Wali Kota Palopo merupakan bentuk luapan emosi ketidakpuasan terhadap kinerja penyelenggara Pemilukada Palopo. Hal tersebut diungkapkan Guru besar hukum tata Negara, fakultas hukum, Universitas Hasanuddin (Unhas) Makssar, Professor Laode yang dikonfirmasi luwuraya.com via telepon selularnya, Rabu (10/4/13).

Laode yang pernah menjadi panelis pada penajaman visi-misi calon Wali Kota Palopo putaran kedua di gedung BRC Palopo mengatakan sangat mendukung jika kelompok independen di Palopo mengusulkan untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) rusuh Palopo.

“TPF ini memang perlu dibentuk, mengingat rusuh di Palopo dilator belakangi banyak masalah, salah satunya adalah pemilihan hari pelaksanaan rapat pleno pemenang Pemilukada Palopo,” kata Laode.

Dijelaskan Laode, KPU Palopo harus bisa memberikan alasan mengapa memilih hari Minggu untuk melakukan rapat pleno pemenang Pemilukada Palopo yang notabene adalah hari libur bagi pegawai untuk masuk Kantor.

”Bisa jadi ketua KPU tergesa-gesa melakukan pleno karena sudah akhir masa jabatannya, bisa juga karena ada pertimbangan lain,” ujarnya.

Tapi yang pasti kata Laode, TPF yang diusulkan akan dibentuk mengungkap fakta kerusuhan Palopo menjadi salah satu solusi untuk dijadikan pembelajaran bagi daerah lain yang akan melakukan Pemilukada.(b)

Haswadi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Luwu Timur Serahkan Secara Simbolis Paket Pasar Murah Ramadhan

Bupati Budiman Serahkan Ranperda APBD TA. 2023 Kepada DPRD Luwu Timur

Besok, Panwas Laporkan Pemalsuan Tandatangan Warga

Jayadi Nas Apresiasi Kontribusi PT Vale Indonesia Saat Pandemi Covid-19

Sekda Bahri Suli Terima Kunjungan Tim Verlap Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Polisi Kawal Ketat Pelaksanaan Pilkades di Luwu
Next Article Mutasi dua Perwira Polres Palopo Tak Terkait Rusuh Pemilukada

You Might Also Like

Luwu Timur

Hadiri Ritual Pitra Yadnya, Husler : Mari Menjaga Persatuan dan Kesatuan

26 September 2019
Luwu Timur

TP PKK Lutim Sabet Dua Penghargaan Pada HKG PKK ke-50 Sulsel

25 Agustus 2022
Luwu Timur

DPK Lutim Akuisisi dan Pendampingan Pengelolaan Arsip Statis Lima OPD

29 Maret 2023
Pendidikan

UNCP Pacu Inovasi dan Dedikasi, Raih “The Best Service and Education”

24 Januari 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?