Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Peringatan Hardiknas di Luwu Diwarnai Demonstrasi Puluhan Guru
Metro

Peringatan Hardiknas di Luwu Diwarnai Demonstrasi Puluhan Guru

Redaksi
Redaksi Published 2 Mei 2013
Share
1 Min Read
SHARE

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Luwu, Kamis (2/5/13) diwarnai dengan aksi demonstrasi puluhan Guru yang ikut melaksanakan upacara peringatan Hardiknas di Lapangan Andi Djemma, Belopa.

Saat upacara baru saja dimulai, tiba-tiba puluhan guru membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan pembayaran dana sertifikasi tahun 2012 selama satu bulan dan dana sertifikasi yang pernah dikembalikan.

Spanduk tersebut dibentangkan tepat di tengah-tengah Lapangan, melihat spanduk tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Andi Fahri langsung memerintahkan stafnya untuk menurunkan spanduk tersebut. Namun beberapa saat setelah upacara digelar, spanduk tersebut kembalikan dibentangkan.

Baca Juga

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

Dinas  Data yang dihimpun luwuraya.com menyebutkan tuntutan puluhan Guru-Guru ini terkait pembayaran dana sertifikasi selama satu bulan pada tahun 2012 senilai Rp 250 juta. Sementara itu, bagian pengawas Diknas Kabupaten Luwu, Syarif, kepada Luwuraya.com menjelaskan dana sertifikasi selama satu bulan itu memang belum dibayarkan dan nilai totalnya sekitar Rp250 juta.

“Memang belum dibayarkan, alasannya karena tidak dianggarkan pada tahun 2013 karena pada saat itu ada kenaikan gaji sehingga dana yang disiapkan tidak mencukupi, dan Insya Allah akan dibayarkan pada tahun 2014 mendatang,” kata Syarif.

Syarif menjelaskan, belum dibayarkannya dana sertifikasi tersebut hanya masalah tekhnis, bukan karena dananya hilang atau digunakan untuk kepentingan lain.(b)

Haswadi

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Optimalkan Pengawasan, Panwascam Harus Pahami Tupoksi
Next Article 40 Orang Meninggal Dunia dan 162 Luka-Luka Akibat Lakalantas di Luwu

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

18 April 2026
Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
Ekonomi

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?