Tensi politik di Kabupaten Luwu mulai memanas, Calon Bupati Luwu, Basmin Mattayang beserta rombongan, mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari sekelompok warga. Insiden itu terjadi saat Basmin akan menghadiri acara dzikir yang digelar di Masjid Raya Botta, Desa Botta, Kecamatan Suli, Sabtu (3/8/13) sekitar pukul 20.00 Wita, malam tadi.
Informasi yang dihimpun, sebelum tiba di Masjid Raya Botta, sempat terjadi penghadangan oleh salah seorang warga berinisial Amr, yang menolak kehadiran Basmin di Masjid Raya Botta menghadiri acara dzikir tersebut. Namun, Basmin dan rombongan tetap melanjutkan perjalanan ke Masjid Raya Botta.
Basmin beserta rombongan berada di dalam masjid yang juga dihadiri oleh Ustadz Habib bin Ali Assegaf, Pemimpin Pondok Pesantren Dzikir Al Itqon, Jakarta, sesaat sebelum sholat Isya digelar, tiba-tiba datang dua orang dengan berboncengan motor dan melemparkan petasan ke kubah masjid, sehingga terdengar suara ledakan petasan sebanyak lima kali.
Hal ini kontan membuat jamaah masjid yang akan melaksanaan sholat isya, berhamburan ke luar masjid untuk mencari pelaku pelemparan petasan tersebut, sayangn ya dua orang tadi sudah melarikan diri dengan sepeda motor.
Terkait insiden tersebut, Obe Hasrianto, Ketua tim pemenangan Basmin-Syukur Bijak menyebutkan pelemparan petasan yang diarahkan ke masjid sengaja dilakukan oleh oknum tertentu. Dia pun mendesak kepada pihak kepolisian untuk menangkap pelaku provokasi tersebut, karena dianggap dapat memicu terjadinya konflik.
“Ada seorang warga yang kami ketahui adalah simpatisan salah satu calon bupati yang tidak senang melihat kehadiran Basmin di masjid tersebut, sehingga oknum ini memprovokasi warga terjadilah pelemparan petasan saat Basmin dan warga akan melaksanakan sholat taraweh,” kata Obe.
Terkait insiden tersebut, Kapolres Luwu, AKBP Alan Gerrit Abast yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan apapun.
Haswadi




