Investogator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Nasrum mengatakan sesuai hasil pengamatan di lokasi kejadian insiden Luteng, sejumlah masyarakat setempat masih trauma dengan tindakan aparat kepolisian dalam penanganan pembubaran paksa aksi unjuk rasa yang terjadi Selasa (12/11/13) lalu.
“Harapan kami pihak keamanan harus memulihkan kembali suasana, karena hari ini masyarakat yang ada di sekitar lokasi aksi, masih trauma dan masih banyak yang sembunyi di hutan karena mereka takut untuk keluar, sebab adanya informasi yang beredar bahwa mereka akan ditangkap oleh polisi,” ujar Nasrum.
Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan mediasi dengan Kepolisian Resor Luwu, terkait pertanggung jawaban atas korban luka pada insiden Luteng itu. “Untuk saat ini, kami masih melakukan mediasi, terutama agar pihak kepolisian bisa memfasilitasi dan memastikan pengobatan terhadap korban luka yang hingga kini masih dirawat medis. Sebab hingga hari ini, seluruh biaya masih keluarga korban yang menanggung, termasuk satu orang korban luka yang harus dirujuk ke Makassar,” ujarnya.
Ridwan




