Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Ini Dia Benda Pusaka Kedatuan Luwu yang Berusia 3.000 Tahun
Budaya

Ini Dia Benda Pusaka Kedatuan Luwu yang Berusia 3.000 Tahun

Redaksi
Redaksi Published 17 Januari 2014
Share
1 Min Read
SHARE

Kedatuan Luwu menyimpan puluhan benda pusaka yang memiliki nilai histori dan budaya. Salah satunya adalah Lao Dampero. Benda pusaka ini adalah sejenis parang yang dimiliki kedatuan Luwu. Usia benda pusaka ini diperkirakan telah lebih dari 3.000 tahun.

Hal itu diungkapkan oleh Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau saat memulai prosesi pencucian benda pusaka adal Tana Luwu yang puncaknya akan berlangsung 22 Januari mendatang. Prosesi pencucian benda pusaka ini akan melalui beberapa tahap, yang dimulai dengan perendaman benda pusaka ke dalam media bambu yang telah berisi air kelapa, Kamis (16/1/14) siang tadi.

“Meski semua benda pusaka ini berasal dari Tana Luwu, namun kepemilikan benda pusaka ini tidak semuanya adalah milik Kedatuan Luwu, beberapa benda pusaka ini ada yang kepemilikannya berasal dari Makassar, Parepare, dan berbagai daerah lainnya,” ujar Maradang.

Menurutnya, prosesi pencucian benda pusaka ini merupakan bentuk penghormatan atas simbol-simbol pusaka yang telah dibuat oleh para pendahulu yang harus dirawat keberadaannya.

Meski begitu, prosesi pencucian benda pusaka ini tidak setiap tahun bisa dilakukan, sebab banyak persyaratan yang harus dilakukan untuk menggelar prosesi tersebut. Jadi jika anda ingin menyaksikan prosesi pencucian benda pusaka, datang langsung di Istana Kedatuan Luwu, 22 Januari mendatang.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemuda Lutra Gelar Kegiatan Festival Sungai Rongkong

Yusuf Pombatu Apresiasi Gerakan Bersih-Bersih “Mompokolena Inia” di Sorowako

Bata Manurun Kembali Terpilih Menjadi Ketua AMAN Tana Luwu

Sugi PA Palopo Jadi Delegasi Indonesia di Festival Tari Topeng Internasional Korsel

Perjuangan Rakyat Topoka Melawan Belanda di 1914

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Tiap Hari Minggu, Kawasan Masjid Jami-Kodim akan Bebas Kendaraan
Next Article Raker GKST Optimalkan Pelayanan Jemaat

You Might Also Like

Budaya

PKK Luwu Gelar Nonton Bareng Sejarah Perjuangan Opu Dg Risadju

30 Oktober 2019
Budaya

Ketika Dunia Leluhur Masuk Peta Tambang

30 April 2025
Budaya

Musik Etnik Toraja Akan Jadi Jualan Krakatau Band

4 Oktober 2012
Budaya

Lemba Pamona Luwu Gelar “Gombo Bangke”

11 September 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?