Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Palopo menyorot kinerja Pemerintah Kota Palopo yang dinilai belum memperhatikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah ini.
Ketua BPC Hipmi Kota Palopo, Herawan Hasan mengatakan campur tangan pemerintah sangat dibutuhkan bagi pengusaha UMKM agar dapat mengembangkan usaha mereka. Dia mencontohkan, kemudahan bagi para pengusaha untuk mendapatkan permodalan dari perbankan yang sangat sulit diperoleh. “Seharusnya pemerintah ikut memfasilitasi para pengusaha untuk bisa diberikan kemudahan untuk memperoleh permodalan dari perbankan,” kata Herawan saat menghadiri acara Temu Wira Usaha Tana Luwu, yang digelar di SaodenraE Convention Center (SCC) Palopo, Rabu (22/1/14).
Menurutnya, perlu ada kerjasama yang berkesinambungan antara pemerintah dengan perbankan agar para pengusaha diberikan kemudahan memperoleh bantuan modal usaha agar dapat memngembangkan usaha mereka.
Belum lagi, sektor usaha yang dapat menyokong bahan baku yang berasal dari sumber daya lokal yang belum terlalu dikembangkan.
“Kita tahu bersama, Kota Palopo merupakan daerah penghasil rumput laut terbaik, namun belum ada usaha berupa pengelolaan rumput laut agar dapat menjadiproduk jadi layak jual yang berasal dari Palopo, selama ini kita hanyamengandalkan penjualan bahan baku mentah ke luar,” ungkapnya.




