Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Wakil Bupati Lutra Mengaku Sebagai ‘Sarjana Cokelat’
Ekonomi

Wakil Bupati Lutra Mengaku Sebagai ‘Sarjana Cokelat’

Redaksi
Redaksi Published 30 Desember 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Wakil Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani tiba-tiba mengaku jika dirinya adalah seorang ‘Sarjana Cokelat’. Sebutan Sarjana Cokelat itu disebut karena disetiap kesempatan, dirinya selalu bersemangat jika diajak untuk membicarakan tentang salah satu komoditi andalan Luwu Utara itu.

“Saya ini kalau bicara kakao (cokelat), saya sangat bersemangat. Itulah terkadang kenapa saya disebut ‘sarjana cokelat’. Jadi, terimakasih saya diundang di acara ini,” ujar Indah di hadapan ratusan peserta pertemuan stakeholder kakao Luwu Raya, di Aula La Galigo Kantor Bupati.

Indah pun  berharap, agar petani kakao fokus pada satu jenis komoditi saja agar memudahkan dalam pengelolaan mulai dari penanaman, pemeliharaan, panen hingga pasca panennya.

“Tidak hanya di Luwu Uatara saja, kakao bahkan telah menjadi komoditi unggulan di Sulawesi Selatan. Kakao sangat berperan dalam penciptaan lapangan kerja, sebagai sumber PAD, sumber pendapatan petani, dan sumber devisa Negara,” ungkapnya.

Dia menguraikan, jumlah keluarga petani yang bergerak dikakao di Sulawesi Selatan mencapai 255 ribu kepala keluarga. “Luar biasa potensi kakao kita, khususnya di Luwu Raya ini. Jadi, petani harus fokus satu komoditi saja. Kalau ingin meningkatkan produktifitas kakao, ya cukup kakao saja,” ajak Indah.

Meski begitu, Indah mengembalikan harapan tersebut kepada masing-masing petani. “Semua kembali kepada selera dan kehendak pasar dan petaninya, membangun itu memerlukan komitmen dan komitmen itu harus kita bangun bersama-sama. Dengan adanya wadah perkakaoan ini kita bangun komitmen dengan kerja sama dan kerja secara cerdas,” ujarnya.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Luwu Timur Siapkan Komoditas Unggulan untuk Trade Expo Indonesia 2025

Pemkab Luwu Timur Jajaki Kerja Sama dengan BTN Dukung Pembiayaan Program Prioritas

Sekkab Lutra: Ada 3 Macam Kemiskinan di Petani Kita

Tahun Ini, Kantor Imigrasi Palopo Segera Beroperasi

PT SCI Diminta Prioritaskan Potensi Lokal, Fokus pada Pengelolaan Nikel di Blok Pongkeru

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Koalisi Ornop Lutim Kawal Kasus TPA Tomoni
Next Article Wakil Wali Kota Palopo Resmikan 40 Lods PKL di TPI

You Might Also Like

Ekonomi

Garuda Indonesia Layani Rute Makassar-Bua Mulai Juni Mendatang

27 Maret 2014
Ekonomi

Pemkab dan Hipmi Lutim Gelar Pasar Ramadhan dan Pangan Murah di Luwu Timur

23 Maret 2025
Ekonomi

DPRD Lutim Dorong Skema PJLP untuk Selamatkan 208 Tenaga Non-ASN

10 Desember 2025
Ekonomi

Luwu Timur Mantapkan Persiapan Launching Koperasi Merah Putih

28 April 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?