Pihak panitia penyambutan kedatangan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono ke Kedatuan Luwu, mewajibkan para undangan yang hadir untuk mengenakan pakaian adat.
Sekretaris Kota (Sekkot) Palopo, Andi Syamsu Rijal Syam selaku paniti penyambutan kedatangan Presiden RI yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, agenda utama Presiden RI di Kota Palopo adalah menerima penganugerahan gelar adat oleh Kedatuan Luwu.
“Kedatangan Presiden RI bukan dalam agenda politik, namun kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini dalam rangkaian kunjungan ke Sulawesi Selatan, dimana salah satu agendanya adalah pemberian Gelar oleh Datu Luwu di Palopo,” ujar Syamsu.
Menurutnya, terkait hal itu, sehinggga diwajibkan para tamu undangan untuk hadir dengan tidak membawa simbol dan warna lain, selain pakaian adat. “Warna dan simbol yang dimaksud adalah yang terkait dengan kepartaian maupun organisasi lain,” ungkapnya.
Terkait persiapan Pemerintah Kota Palopo dalam menyambut kedatangan Presiden RI, Syamsu mengatakan jika pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, baik di internal Kota Palopo maupun dengan daerah lain di wilayah Tana Luwu.
“Atas nama pemerintah maupun sebagai masyarakat Kota Palopo, kami berharap kedatangan presiden membawa sesuatu yang baik untuk kita semua, dan berharap semua agenda kegiatan dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.