Tim ahli yang ditunjuk oleh Kejaksaan Negeri Malili, yakni Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP) dan Politeknik Makassar akan melakukan ekspose dengan Kejaksaan Negeri (Kajari) Malili terkait hasil audit Proyek pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Malili yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2012 senilai Rp5 Miliar diduga terjadi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Malili, Adri E Pontoh yang ditemui diruang kerjanya, Kamis (13/02/14) membenarkan jika kasus dugaan korupsi GOR Malili akan dilakukan ekspose oleh tim ahli sekitar dua pakn lagi. Menurutnya, saat ini pihak BPKP masih melakukan investigasi di Kabupaten Enrekang terkait proyek yang sama yakni GOR Enrekang.
“BPKP akan melakukan ekspose dua minggu lagi disebabkan karena pihak BPKP masih melakukan investigasi dengan kasus yang sama di daerah Enrekang,” ungkap Adri.
Ditanya terkait adanya kerugian negara, Adri belum dapat memberikan komentar. “Nantilah setelah ada hasil audit dari BPKP baru bisa kami beberkan, jika nantinya hasil investigasi tersebut terjadi adanya indikasi kerugian negara maka kasus ini akan dinaikkan dari tahap penyelidikan menjadi tahap penyidikan,” ungkap Adri.
Sementara itu, Ketua Komite Pembangunan GOR Malili, Syahidin Halun yang sebelumnya dikonfirmasi membenarkan jika dirinya sudah dimintai keterangan terkait proyek pembangunan GOR Malili beberapa bulan yang lalu.
Menurutnya, pembangunan GOR Malili ini sudah sesuai dengan bestek atau mekanisme yang ada. Sementara saat ini GOR tersebut sudah dilakukan PHO dan dalam tahap pemeliharaan hingga Maret 2014 mendatang.
“Sudah tidak ada masalah pada pembangunan GOR ini dan sudah sesuai dengan bestek,” ungkap Syahidin Halun yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur.
Sekedar diketahui, BPKP dan Poltek Makassar sudah melakukan investigasi terkait dugaan korupsi pembangunan GOR Malili pada bulan Desember 2013 hingga Februari 2014 sementara BPKP dan Poltek Makassar akan melakukan ekspose dua pekan depan. Sementara Proyek pembangunan GOR ini dikerjakan oleh PT Arde Rama Mandiri dengan memakai APBN tahun 2012 senilai Rp5 Miliar.




