Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono diberikan gelar adt dari Kedatuan Luwu dengan nama Anakaji Mappamonang Ri Luwu. Gelar adat ini disampikan dalam kunjungan SBY di Istana Kedatuan Luwu, Jumat (21/2/14).
Sesuai penjelasan dari Kedatuan Luwu, gelar Anakaji Mappamonang Ri Luwu itu berarti
Pangeran mulia sang pengangkat harkat martabat di Luwu. Selain SBY, gelar adat juga diberikan kepada Ibu Negara, Ani Bambang Yudoyono dengan gelar We Tappacina Wara-Wara’e To Manjapahi yang memiliki arti Putri berwajah cina dan cantik yang bersinar cemerlang dari Majapahit.
Pantauan luwuraya.com, SBY dan rombongan tiba di istana Kedatuan Luwu pada pukul 14.34 Wita, yang disambut dengan sejumlah ritual adat Luwu.
Ripasesengngi Ripajo Sakke yakni pemasangan songkok emas kepada Presiden SBY, dan kembang goyang emas kepada ibu negar, selanjutnya dilanjutkan dengan prosesi Rigella, yakni pengukuhan gelar kehormatan.
Kepada tamu undangan, Presiden SBY menyampaikan ucapan terima kasihnya atas pemberian gelar terhadap dirinya dan istrinya oleh Kedatuan Luwu.
“Saya memahami bahwa masyrakat Luwu memiliki kearifan lokaal yakni sikap saling mendukung dan kebersamaan, jika kearifan lokal ini dijunuung tinggi, maka saya yakin masyarakat Luwu akan hidup tentram dan aman,” ujar SBY.




