Wakil Ketua II DPRD Luwu Utara, Karemuddin mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk segera menata pedagang kaki lima (PKL) di daerah itu, terutama di Kota Masamba, yang saat ini sudah banyak menjamur.
Menurut Karemuddin, petanaan itu penting dilakukan saat ini, sebelum jumlah PKL semakin banyak yang tentunya akan member dampak negative terhadap tata kota daerah itu ke depan.
Dia menilai, penempatan PKL saat ini, banyak yang tidak sesuai dengan master plan tata kota Masamba. “Mestinya, pemerintah daerah fikirkan dan menata para PKL dengan mencarikan tempat yang cocok, mereka itu harus dilindungi kalau perlu dibantu,” ujarnya.
Pemerintah harusnya melihat peluang yang ada dengan keberadaan PKL di daerah itu. “Sebenarnya ini bagus karena masyarakat kita punya keinginan dan berusaha, peluang ini yang harus ditangkap pemerintah, namun apakah enak melihat pinggiran jalan menjadi tempat jualan cakar, es buah, dan sebagainya dimana pedagang membuka lapaknya secara serampangan,” kata Karemuddin.




