Isu negatif beredar jelang pelaksaan pemilu 9 April mendatang. Malam tadi, seorang anggota KPU Palopo dilaporkan tertangkap akibat kedapatan membawa atribut salah seorang calon anggota legislatif. Meski berita ini belum terkonfirmasi oleh pihak terkait, namun kabar ini sudah beredar luas melalui jejaring sosial facebook, maupun blackberry massangger (BBM).
Luwuraya.com yang coba mendatangi Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota palopo pun tidak berhasil mendapatkan informasi resmi dari lembaga tersebut. Ketua Panwaslu Palopo, Hisma Kahman pun tidak berhasil ditemui jurnalis yang mendatangi kantornya.
Namun, berdasarkan salah seorang sumber luwuraya.com yang ditemui di Kantor Panwaslu Palopo membenarkan adanya komisioner KPU Palopo yang tertangkap.
Menurut sumber tersebut, komisioner KPU Palopo yang tertangkap itu berinisial Sy, yang kedapatan membawa atribut politik salah satu Caleg. Meski begitu, tidak dirincikan dimana lokasi tertangkapnya Sy tersebut, termasuk siapa pihak yang melakukan penangkapan.
“Yang pasti tertangkapnya itu sekitar waktu sholat Isya,” ujar sumber tersebut.
Menurutnya, saat ini Sy sudah diijinkan pulang, namun kasus ini akan tetap diproses oleh pihak Panwaslu.
Sementara itu, Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar yang dikonfirmasi terkait hal ini mengaku tidak tahu menahu terkait informasi itu. “Mohon maaf, saya juga belum dengar infonya, saya juga dari tadi ditelepon beberapa pihak yang ingin menanyakan hal ini, namun belum ada info yang pasti yang saya dapatkan, coba hubungi komisioner yang lain,” ujarnya.




