Hingga rekapitulasi yang digelar hari ini, baru enam incumbent DPRD Palopo yang sudah berada pada posisi aman. Sementara lebih dari separuh sisanya, masih berada pada zona tidak aman.
Dari hasil perhitungan yang dikumpulkan luwuraya.com, tercatat caleg Incumbent dari partai Golkar masih mendominasi mengantongi kursi aman, yakni dari Daerah pemilihan (Dapil) I Kota Palopo yang meliputi wilayah Wara Utara, Bara, dan Telluwanua. Di Dapil ini, tercata dua caleg Incumbent dari partai Golkar yang sudah memasuki zona aman yakni Tasik dan Idaria M Jaya. Sementara dari Partai lain yakni masing-masing sudah aman untuk satu kuyrsi yakni dari Partai Demokrat, Hendri Ghalib, dan PKB, Dahri Suli.
Di dapil yang dikenal dengan sebutan Dapil Neraka ini, sejumlah incumbent disebutkan bersaing untuk merebut 9 kursi yang tersedia, mereka yang masih berada di zona tidak aman dan sudah hamper dipastikan tidak dapat duduk kembali yakni dari partai Golkar terdapat nama Nurlinda Sabani, Amiruddin Alwi dari Partai Demokrat, Taming Somba dari PAN, Rudi Sukarni dari Gerindra, Asli Kaspen dari Hanura, dan Frans Malimongan dari PDIP.
Sementara di Dapil II, nyaris tidak ada incumbent yang sudah dinyatakan berada pada garis aman. Pada Dapil ini, mayoritas diisi oleh wajah baru.
Pertarungan incumbent yang cukup seru juga terlihat di Dapil III, dimana di dapil ini baru ada dua nama incumbent yang sudah dinyatakan aman, mereka yakni Alfri Djamil dari PDIP, dan Andi Falsafah dari PKB.
Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar menilai, nama-nama yang sudah beredar saat ini belum bisa dipastikan kebenarannya lolos ke parlemen atau tidak. Pasalnya, hingga kini KPU belum mengeluarkan keputusan resminya dan menunggu hasil pleno KPU.




