Guna memastikan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) berlangsung sebagaimana yang diharapkan, Wakil Bupati Luwu Timur, Thorig Husler dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, Andi Makkarateng melakukan pemantauan di enam sekolah di Kabupaten Luwu Timur, Senin (14/04/14).
Selain memantau tiga sekolah di kota Malili yakni SMAN 1, SMAN 2 dan SMK Malili, tiga sekolah lainnya di wilayah kecamatan juga dipantau. Ketiga sekolah itu antara lain SMAN 1 Tomoni Timur, SMAN 1 Tomoni dan SMAN 1 Mangkutana.
Pamantauan UN SMA sederajat kali ini juga dilakukan bersama Kapolres Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana, Asisten Pemerintahan, Syahidin Halun, Kadis pendidikan Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) Ismail dan Ketua Dewan Pendidikan, Muhammad Arfah.
“Kepada pengawas, saya minta agar para siswa di ingatkan sebelum mengumpulkan hasil ujiannya agar memeriksa dengan teliti,” ungkap Husler di sela-sela pemantauan di SMAN 1 Malili.
Selain Husler, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, Andi Makkarateng juga berpesan agar siswa siswi yang mengikuti UN agar berhati-hati dalam mengisi lembaran jawaban yang telah disiapkan.
“Kami berharap agar pelaksanaan ujian nasional ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Selain itu, lembar jawaban juga di isi dengan sangat hati-hati,” ungkap Makkarateng
Sementara itu, Kadis Dikbudparmudora, Ismail mengatakan secara umum pelaksanaan UN di luwu timur tahun ini serentak dilaksanakan.
“Mulai distribusi soal, sampai pelaksanaannya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Sementara untuk pelaksanaan UN kali ini serentak di lakukan di 31 sekolah dengan rincian 28 SMA/MA dan 3 SMK dengan jumlah siswa yang mengikuti ujian sebanyak 2963 siswa. laki-laki sebanyak 1288 dan perempuan 1675,” ungkap Ismail.
Sekedar diketahui, Pengawas UN tahun ini melibatkan tim dari Universitas Hasanuddin (Unhas) yang dikoordinir oleh Abdul Haris. Pelaksanaan UN akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 14-16 April 2014. Untuk hari pertama, mata pelajaran yang diujikan untuk tingkat SMA jurusan IPA yakni Bahasa Indonesia dan Biologi sementara untuk jurusan IPS yakni Bahasa Indonesia dan Geografi. Untuk tingkat SMK hanya Bahasa Indonesia.




