Ini mungkin peringatan bagi anda petani yang kerap menyemprotkan racun pestisida ke tanaman, agar tidak mengalami kejadian seperti yang dialami oleh seorang petani, warga Dusun Rante Malino, Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Kulao (53) yang keracunan setelah menyemprot padi miliknya yang diserang hama wereng dengan racun pestisida. Akibatnya, Kulao mendadak lemas dan terus menerus mengeluarkan muntah berwarna kuning.
Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat Kulao usai menyemprot padi dengan racun pestisida. Sekitar pukul 10.00 Wita pagi tadi, Mustamin tetangga sawah korban melihat Kulao terkapar di bawah rumah sawah sambil muntah-muntah.
“Saya langsung bergegas memanjat pohon kelapa dan meminumkan airnya kepada korban agar dapat menetralkan racun pestisida, setelah agak baikan saya langsung kembali ke kampong untuk meminta pertolongan,” ujar Mustamin.
Tetangga korban yang bernama Budiono langsung bergegas menolong dan membawa korban kembali ke rumah dan rencananya akan dibawah ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat untuk mendapatkan pertolongan namun korban menolak dan ingin dirawat di rumah saja.
Saat ditemui,anak korban Suharni kepada Luwuraya.com mengatakan, jika ayahnya menolak untuk dirawat di Puskesmas dan memilih dirawat di rumah saja. Dia pun sudah memberikan minum air kelapa serta obat yang diperoleh dari seorang bidan desa.
“Orang tua saya kalau menyemprot memang tidak pernah menggunakan masker dan baru kali ini juga terjadi keracunan pestisida akibat menyemprot,” ujar Suharni.




