Para perawat dari berberbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengikuti simposium dan workshop nasional emergency nursing yang di pusatkan di gedung Ontaeluwu Sorowako, Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (07/06). Tidak hanya perawat indonesia, peserta worksop juga di ikuti perawat asal negeri Jiran, Malaysia.
Kegiatan ini dibuka Staf Ahli ekonomi dan Keuangan, Askar didampingi kadis kesehatan, April. Selai itu, juga dihadiri Sekretaris PPNI Pusat, ketua Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI), Amelia Kurniati, Ketua PPNI Sulsel, Muhammad Ilyas, Head of Malaysian Asosciation Society of traumatology and Emergency Medicine (MASTEM) sekaligus kepala departemen Trauma Rumah Sakit Kuala Lumpur Malaysia, Dato’ Sri Abu Hassan Asaari Abdullah dan management PT Vale Indoensia, Bernardus Irmanto.
Panitia Penyelenggara, Muhlis Katili mengatakan Seminar dan Workshop Emergency Nursing kali ini, pihaknya akan berbagi mengenai standar-standar yang di miliki dengan maksud dan tujuan agar peserta dapat mengambil manfaat.
“Seminar dan Workshop yang akan kami sajikan, akan banyak berbeda, dalam arti tidak hanya membahas tentang standar-standar pelayanan gawat darurat yang terkini seperti “Guideline American Heart Association 2010” akan tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana skill, kompetensi dan pengetahuan dalam dunia Emergency khususnya Emergency Nursing disajikan dalam bentuk simulasi didukung oleh audio visual serta beberapa video documenter yang memberikan gambaran sebagaimana kondisi “riil” di lapangan,” jelasnya
Dalam acara ini pula kami akan menghadirkan para pakar dan praktisi dibidang Emergency dengan harapan akan semakin meningkatkan kwalitas layanan dalam Kegawat Daruratan termasuk Emergency Nursing.
Mewakili Bupati, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan, Askar menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Team RS Inco Sorowako yang telah berhasil meraih juara pada Kompetisi Resusitasi Trauma di Malang yang diadakan oleh Persatuan Dokter Emergency Indonesia, September 2013 lalu dengan predikat “Best Team Performance”.
“selamat atas prestasinya, semoga terus ditingkatkan,” jelasnya.
Ia juga menaruh harapan yang besar dengan kegiatan seminar nasional ini, semoga dapat memberikan pengaruh yang besar dalam meningkatkan kemampuan dan skill profesionalisme para perawat khususnya dalam wilayah kabupaten Luwu Timur.
“Kita semua berharap, semoga kegiatan seminar ini dapat menjadi sebuah langkah strategis bagi para perawat untuk meningkatkan profesionalisme, khususnya dalam kegawat-daruratan,” kunci Askar




