Sebanyak delapan camat di Kota Palopo diperiksa oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Palopo terkait dugaan kehadiran para camat itu pada acara buka puasa bersama, yang diduga merupakan kampanye terselubung tim pemenangan salah satu Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, beberapa waktu lalu. Pemeriksaan itu digelar di kantor Panwaslu Palopo, Selasa (8/7/14) siang kemarin.
Ke delapan camat yang diperiksa itu yakni Camat Wara Selatan Suriani Andi Kaso, Camat Telluwanua Herman Rawin, Camat Wara Barat Andi Waru Bintang, Camat Mungkajang David Eskoda, Camat Wara Utara Abdul Waris, Camat Wara Samil ILyas, Camat Sendana Eka Sukmawaty, dan Camat Wara Timur Nur Seha. Selain delapan camat itu, Panwaslu Palopo juga memeriksa dua lurah yakni Lurah Luminda Adria Sigele, dan Lurah Battang Hidayat Sene.
Pemeriksaan 10 pejabat di Palopo itu dilakukan atas dugaan keterlibatan mereka menghadiriacara yang diduga kampanye terselubung yang dibikai dalam kegiatan buka puasa bersama, Jumat (4/7/14) lalu.
Dari hasil pemeriksaan itu, diketahui jika keseluruhan PNS yang hadir itu mengaku tidak tahu menahu jika acara itu merupakan kegiatan kampanye.
Camat Wara, Samil Ilyas mengatakan jika mereka tidak tahu menahu jika acara itu adalah kampanye dan merupakan acara yang digelar salah satu tim pemenangan. Menurutnya, mereka hanya mendapat undangan via SMS untuk menghadiri acara buka puasa di Auditorium SaokotaE, rumah Jabatan Wali Kota Palopo.
“Kami tidak mengatahui jika pada acara itu juga dihadiri oleh tim pemenangan Capres,” ujar Samil.
Sementara itu, ketua Panwaslu Palopo, Hisma Kahman membanrkan pemeriksaan terhadap 10 pejabat tersebut. Menurutnya, pihaknya tengah mendalami dugaan pelanggaran kampanye yakni terkait dengan pengerahan PNS serta penggunaan fasilitas pemerintah untuk kegiatan kampanye.
“Kami akan mengkaji terlebih dahuku dengan melibatkan Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) untuk menelaah kasus ini, termasuk pendalaman soal dugaan pelanggaran kampanye yang terjadi, pasalnya buka puasa yang dilakukan tim relawan salah satu pasangan Capres ini dilakukan di rumah jabatan Wali Kota yang diketahui merupakan fasilitas pemerintah,” tegas Hisma.




