Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu telah menggelar rekapitulasi tinggak kabupaten yang menenangkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut 2, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
Sesuai data yang dihimpun dari KPU Luwu, total suara yang diperoleh pasanga nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) adalah sebanyak 61.083 suara, sementara pasangan Jokowi-JK unggul telak dengan perolehan sebanyak 131.777 suara.
Pantauan luwuraya.com, proses rekapitulasi suara di KPU Luwu juga tidak dijaga ketat oleh petugas. Kapolres Luwu, AKBP Alan Gerit Abast mengatakan pengamanan di Kantor KPU Luwu hanya dijaga sebanyak 56 orang personel kepolisian dengan dibantu 15 orang petugas dari TNI-AD, dan sejumlah personel Satpol PP.
“Sebelumnya kami sudah mengimbau kepada seluruh tim pemenangan agar bisa sama-sama menjaga situasi, dan kami berteima kasih karena situasi kemanan berlangsung kondusif,” ujar Alan.
Ketua KPU Luwu, Abdul Tayyeb mengatakan, penghitungan suara di Luwu berlangsung lancar, selain itu tidak ada sanggahan yang berarti dari kedua kubu, sehingga proses pembacaan rekapitulasi oleh masing-masing Ketua PPK berlajalan lancar.
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Luwu, Siming mengatakan tahapan penghitungan suara tingkat Kabupaten Luwu sudah hampir seluruhnya selesai, dan tidak ada temuan pelanggaran tahapan.
Hasil rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Luwu, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara 61.083 suara atau sebesar 32 persen, dan pasangan Jokowi-JK memperoleh 131.777 suara atau sebesar 68 persen.
Saksi Prabowo-Hatta, Ahmad Sulaiman, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luwu mengatakan cukup puas dengan perolehan suara yang diraih jagoannya. Menurutnya, perolehan suara itu sudah luar biasa mengingat Kabupaten Luwu merupakan kantong suara lawan.