Komisi I DPRD Kota Palopo mengagendakan menggelar pertemuan dengan sejumlah elemen masyarakat guna membahas pencegahan masuknya gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Kota Palopo.
Informasi soal pertemuan ini disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palopo, Syarifuddin Daud kepada luwuraya.com, siang tadi. Menurutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah dan DPRD, termasuk kepolisian setempat guna pentingnya segera menggelar pertemuan itu.
“Agendanya itu, besok siang pukul 13.00 Wita akan ada pertemuan di ruang Komisi I DPRD Palopo guna membahas hal ini,” ujar Syarifuddin.
Menurutnya, gerakan ISIS ini perlu dicegah dan diantisipasi, karena dianggap rawan menimbulkan benih perpecahan terhadap NKRI. Dia pun menyebutkan jika gerakan kecil ISIS sudah mulai ada muncul di Kota Palopo, meski belum pernah ada gerakan besar dalam bentuk deklarasi atau baiat seperti yang terjadi di daerah lainnya.
“Saya meminta kepada seluruh masyarakat Kota Palopo, khususnya kepada umat muslim agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang memprovokasi, termasuk upaya gerakan ISIS yang ingin membuka sayapnya di daerah ini. Mari kita jaga kerukunan umat beragama di Kota Palopo yang selama ini sudah terjalin dengan baik,” ujar Syarifuddin.




