Untuk memenuhi kebutuhan pangan beragam, bergizi dan berimbang, Bupati Luwu Timur H. Andi Hatta Marakarma mengajak masyarakat Kabupaten Luwu Timur untuk terus mengembangkan sumber daya pangan lokal menjadi beraneka ragam menu makanan.
Ajakan tersebut disampaikan Staf Ahli Ekonomi & Keuangan, Askar saat membuka kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) berbasis sumber daya lokal di panggung upacara Soekarno – Hatta, Puncak Indah Malili, Sabtu (06/09).
Menurutnya, dengan mengembangkan cipta menu B2SA ini kita dapat melestarikan pangan lokal yang ada serta menggali potensi pangan lokal yang bisa kita kembangkan dengan memanfaatkan pangan sumber karbohidrat selain beras dan terigu dengan tetap memperhatikan prinsif beragam, bergizi, seimbang dan aman.
Dalam kesempatan tersebut, Askar juga berharap kepada setiap unit kerja terkait dengan kelompok masyarakat untuk terus menerus melakukan sosialisasi maupun gerakan untuk memotivasi masyarakat agar mau mengkonsumsi makanan B2SA.
“Lomba Cipta Menu B2SA merupakan kegiatan yang sangat strategis dalam mengapresiasikan keberagaman menu sumber pangan lokal, untuk itu perlunya diadakan lomba cipta menu ini guna meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B2SA,” ungkapnya.
Ketua Panitia Sumarianto mengatakan kegiatan lomba B2SA berbasis makanan khas daerah ini diikuti oleh 11 kecamatan dengan peserta adalah ibu-ibu anggota Tim Penggerak PKK Kecamatan dan menu yang dilombakan adalah menu B2SA 1 hari untuk 4 orang anggota keluarga, dengan biaya maksimal sebesar Rp65.000 per keluarga per hari, biaya tersebut merupakan pembelian bahan pangan yang terdiri dari makanan pokok (karbohidrat), lauk pauk dan buah buahan serta harga bumbu.
Pemenang lomba tahun 2014 ini nantinya berhak untuk mengikuti acara lomba cipta menu tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2014 sebagai utusan dari Kabupaten Luwu Timur. Sedangkan tim juri yang menilai lomba ini berasal dari Dinas Kesehatan, TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Dharma Wanita Persatuan, Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan serta Badan Ketahanan Pangan, dengan katagori penilaian yaitu, Keragaman, keseimbangan antar kelompok pangan, Kreatifitas pengembangan resep, penampilan dan penyajian serta Cita Rasa.
Kegiatan yang bertajuk “Dengan Lomba Cipta Menu B2SA Kita Tingkatkan Pemanfaatan Bahan pangan Lokal dalam Mendukung Visi Kabupaten Luwu Timur Menuju Agroindustri Tahun 2015” merupakan hasil kerjasama antara Badan Ketahanan Pangan dengan TP PKK Kabupaten Luwu Timur.
Dalam kegiatan tersebut peserta berlomba-lomba mensajikan berbagai jenis menu makanan dan minuman berbahan lokal dalam lomba Cipta Menu B2SA berbasis sumber daya lokal tahun ini. Mulai dari jenis menu pagi, siang sampai malam.
Setelah dilakukan penilaian oleh tim Juri, lima dewan juri dari lintas sektor memutuskan TP-PKK Kecamatan Nuha sebagai juara pertama. Untuk juara kedua diraih oleh TP-PKK Kecamatan Wotu Sedangkan juara ke tiga di raih oleh TP-PKK Kecamatan Tomoni.
Sementara Kepada Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur Rapiuddin Thahir ditemui usai pengumuman lomba menyampaikan bahwa kreatifitas resep yang disajikan oleh peserta rata-rata bagus. Hanya saja dalam menghadapi lomba cipta menu B2SA Tingkat Provinsi, nantinya yang perlu di benahi yakni masalah penataan
“ Saya mengharapkan kepada peserta ang mewakili Kabupaten Luwu Timur di tingkat provinsi tidak cukup menu yang disajikan tetapi juga penataannya, karena kekalahan wakil kita kemarin terletak pada penataannya,” ungkap Rapiuddin. (ophy/hms)




