Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Mahasiswa Desak Kapolres Luwu Utara Dicopot
Hukum

Mahasiswa Desak Kapolres Luwu Utara Dicopot

Redaksi
Redaksi Published 11 September 2014
Share
2 Min Read
SHARE

Ratusan mahasiswa asal Kabupaten Luwu Utara mendesak Kapolda Sulselbar untuk mencopot Kapolres Luwu Utara dari jabatannya. Pasalnya, mereka menilai kepolisian setempat tidak serius dalam menangani sejumlah persoalan konflik di daerah itu sehingga terkesan berlarut-larut. Selain itu, mereka menilai Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dibawah kepemimpinan arifin Junaidi, tidak memiliki itikad baik dalam menyelesaikan sejumlah konflik di daerah itu.

Pantauan luwuraya.com, aksi ini dilakukan mahasiswa dengan menggelar long march menuju ke kantor Bupati Luwu Utara, dengan membentangkan sebuah spanduk bertuliskan ‘Luwu Utara Berduka, Copot Kapolres Luwu Utara’. Akibat aksi long march ini, arus lalu lintas di jalan trans Sulawesi sempat mengalami kemacetan.

Saat tiba di Kantor Bupati Luwu Utara, mahasiswa pun bergantian melakukan orasi menyuarakan aspirasi mereka. Sayangnya, mahasiswa yang mendesak untk bertemu dengan Bupati Luwu Utara tidak terwujud keinginannya. Pasalnya, Bupati sedang tidak berada di tempat.

Dalam aksinya mahasiswa mengecam pemerintah yang dinilai cenderung memelihara konflik, karena hingga saat ini konflik antar daerah di Luwu Utara tidak reda justru makin bertambah. Mereka menuntut agar pemerintah segera meredam konflik yang tengah terjadi, dan menuntut Kapolres Luwu Utara  AKBP Hery Marwanto  segera dicopot, karena dinilai gagal dalam menyelesaikan konflik yang berlarut larut di daerah tersebut.

Koordinator aksi, Imran Andi Lukman mengatakan sebanyak enam kecamatan yang hingga kini terus berkonflik seperti Kecamatan Bonebone, Masamba, Mappedeceng, baebunta, Sabbang,dan Malangke. Ironisnya, sejumlah konflik yang terjadi disebabkan karena persoalan yang sepele, sehingga membesar menjadi konflik antar kelompok.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Gelar Sosialisasi dan Bimtek Aplikasi E-Sakip

Nikmati Keindahan Pantai Labombo dengan Harga Terjangkau, Hanya Rp3.000!

Didampingi Istri, Husler Melayat Ke Rumah Duka Seorang Mahasiswi Yang Meninggal Karena Ditabrak

Syafaruddin: Tumpahan Minyak Milik PT Vale Indonesia Terjadi Sejak 2009 Lalu

Indah: Aktifitas Politik Dilarang Menyusup ke Kegiatan MTQ

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Terkait Stadion Malili, Pemkab Lutim Tunggu Hasil Evaluasi BPKP
Next Article OPINI |Pemilukada Langsung atau Tidak Bukan Inti Persoalan

You Might Also Like

Luwu Timur

Sekda Luwu Timur Minta Komitmen Semua Pihak Cegah Stunting

16 November 2020
Luwu Timur

Momen Hari Kartini, TP PKK dan DWP Luwu Timur Bagikan Masker

22 April 2020
Luwu Timur

Kenang Jasa Pahlawan, Bupati Budiman Hadiri Malam Renungan Suci

17 Agustus 2023
Luwu Timur

Bupati Husler Hadiri Expo Armure PT. Syngenta

22 Oktober 2019
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?