Seorang karyawan PT Vale Indonesia, Indra Sudir (37) tewas saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Grestelina, Sabtu (20/9/14). Belum diketahui persis penyebab tewasnya karyawan PT Vale Indonesia itu, namun sejumlah spekulasi menyebutkan jika korban tewas disebabkan karena keracunan bahan kimia usai mengalami kecelakaan saat mengemudikan truk.
Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat Indra yang merupakan supir Haul Truck milik PT vale Indonesia, tiba-tiba mengalami kecelakaan saat mengemudikan truck, dengan menabrak tanggul pembatas, Jumat (19/9/14) lalu.
“Truck terbalik saat menabrak tanggul pembatas dan keluar jalan tambang, setelah dievakuasi langsung dilarikan ke RS PT vale di Sorowako,” ujar Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia, Nico Kanter.
Saat dilakukan sejumlah tindakan pertolongan dan perawatan itulah, tim medis RS PT vale tidak menemukan adanya cedera serius di tubuh korban, dan hanya mengalami luka ringan di bagian kepala. Namun, kondisi korban terus mengalami penurunan fungsi. Kondisi inilah yang menyebabkan adanya dugaan korban mengalami keracunan bahan kimia saat mengendarai trucknya.
“Karena kondisi yang semakin memburuk, PT Vale memutuskan untuk mengevakuasi korban ke Rumah
Sakit Grestelina di Makassar, setelah memberikan sejumlah usaha medis, tim dokter rumah sakit tersebut menyatakan korban meninggal pada pukul 00.54 pada Sabtu dini hari,” ujar Nico.
Menurutnya, guna menyelidiki kasus ini, PT Vale bersama pihak Kepolisian Resor Luwu Timur pun melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana, membenarkan insiden tersebut. Meski begitu, dia belum bisa merincikan secara detail kasus tersebut karena penangannya ditangani oleh personel di Polsek Nuha. “Saya belum dapat laporan detailnya,” ujar Rio.




