Terkait rencana warga Walenrang-Lamasi yang akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran besok, pihak Kepolisian Resor (Polres) Luwu telah menyiapkan skenario pengamanan terkait hal itu.
Kapolres Luwu, AKBP Alan Gerrit Abast yang dikonfirmasi mengatakan sebanyak 200 personel telah disiagakan untuk melakukan penjagaan di Kecamatan Walenrang dan Lamasi, sejak Sabtu (20/9/14) lalu.
“Eskalasi pengamanan di Kecamatan Walenrang dan Lamasi ditingkatkan, menyusul akan disahkannya Luwu Tengah (Luteng) menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Sehingga perlu antisipasi adanya tindakan anarkistis dari warga yang pro pembentukan Kabupaten Luwu Tengah,” kata Alan.
Dia merincikan, jumlah personel yang diturunkan yakni sebanyak 200 orang yang terdiri dari personel Polres Luwu dibantu dari Brimob Baebunta.
“Untuk tahap awal, penjagaan ini kami agendakan hingga Jumat (26/9/14) mendatang, dan jika masih dibutuhkan akan kami perpanjang jangka waktu penjagaannya,” tegasnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada warga untuk melakukan aksi demonstrasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan anarkistis. “Jika mereka bertindak anarkistis, tentu kami tindak,” katanya.
Sebelumnya, tokoh pemuda Walenrang-Lamasi, Samsul Alam membenarkan adanya rencana aksi demonstrasi di Lapangan Pallempang, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Selasa (23/9/14) besok.




