Guna membiasakan pelajar sekolah dasar (SD) mengkonsumsi makanan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur melakukan pembinaan kantin sekolah sehat bagi dua sekolah yakni SDN 238 Mallaulu dan SDN 221 Malili, Selasa, 23 September 2014.
Kepala Badan Ketahanan Pangan, Rapiuddin Thahir yang ditemui dikantornya, Rabu (24/9) mengatakan kegiatan pembinaan kantin sekolah ini bertujuan agar pihak sekolah termotivasi agar memperhatikan kesehatan kantin sekolah, termasuk pengelola kantin sekolah agar peduli dengan konsumennya.
“Tujuan kami agar pihak sekolah aktif melakukan pemantauan kantin sekolah, utamanya kesehatan makanan dan ruangan kantin. Sebab membangun kebiasaan-kebiasaan sehat di lingkungan sekolah harus dimulai sejak dini guna menyelamatkan anak-anak dari berbagai ancaman bahaya kesehatan yang tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Lanjutnya, lingkungan sekolah yang tidak steril dari gangguan kesehatan. Mulai dari lingkungan yang tidak bersih sampai dengan banyaknya jajanan tidak sehat yang dijajakan di lingkungan sekolah, berpotensi memunculkan berbagai jenis penyakit, olehnya itu, kegiatan pembinaan seperti ini penting untuk mendorong pihak sekolah memperhatikan lingkungan kantin sekolah.
Pada pembinaan kantin tersebut juga dihadiri Kepala Sub Bidang Keamanan Pangan Bidang Preferensi Pangan Masyarakat dan Keamanan Pangan, Selfina Adryani dari Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Propinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Dikbudparmudora, Ismail, dan Kabag Kesra, Dohri As’ari.
Selain pembinaan, juga dilakukan penyerahan bantuan dari BKPD Sulsel untuk kedua kantin sekolah tersebut berupa satu unit lemari makanan berbahan kaca dan aluminium, satu buah westafle, satu buah dispenser plus galon, dan tempat sampah basah dan kering. (hr/hms)




