Konflik yang terjadi antara dusun Kopi-Kopi, Desa Banyuurit dengan dusun Karangan, Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara mengakibatkan 19 rumah warga hangus terbakar.
“Sekitar 19 rumah yang telah terbakar akibat konflik ini,” ungkap, Indah Putri Indriani, wakil Bupati Luwu Utara, Minggu (12/10/14).
Indah yang saat ini berada di Tempat Kejadian Perakara (TKP) mengaku jika konflik yang terjadi saat ini adalah konflik yang paling besar di Luwu Utara.
“Pemerintah pastinya tidak akan tinggal diam atau berpangku tangan, yang pasti kami akan mempertemukan tokoh pemuda, masyarakat dan adat untuk membicarakan persoalan ini,” ungkap Indah.
Sebelumnya, warga dusun Kopi-Kopi, Desa Banyuurit dan dusun Karangan, Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara pecah, Sabtu (11/10/14) kemarin dan berujung saling bakar rumah. Belum diketahui persis apa penyebab konflik ini terjadi namun dari pengakuan warga setempat jika konflik ini terjadi sejak tahun 1960an silam.
“Sejak tahun 1960 mereka sudah saling serang pak dan kejadian ini memanas sejak bulan lalu hingga saling bakar rumah seperti yang terjadi saat ini,” ungkap Pa’nyo, warga kecamatan Bone-bone. (*)




