Erwin, salah seorang warga Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur mengeluhkan pelayanan dari pihak Asuransi PT Bintang Jasa Selaras. Pasalnya, dirinya jauh-jauh mendatangi bengkel di kota Palopo sebagai perpanjangan tangan asuransi untuk melakukan klaim perbaikan kerusakan kendaraan namun pihak bengkel tidak melakukan pemeriksaan.
“Kita sudah jauh-jauh ke Palopo untuk mengklaim kendaraan namun pihak asuransi tidak melakukan pemeriksaan pada kendaraan saya dengan alasan kendaraan saya sudah masuk di bengkel lain,” ungkap Erwin.
Erwin menjelaskan, dirinya telah memasukkan kendaraan di salah satu bengkel lain di kecamatan Malili dengan alasan sangat mendesak. “Saat itu kendaraan saya lagi rusak dan tidak mampu membawanya ke Palopo karena jarak yang jauh, makanya saya menghubungi bengkel terdekat saja,” ungkap Erwin.
Dirinya menyarangkan agar pihak asuransi membuka cabang di Luwu Timur demi memudahkan pelayanan. “Harusnya Asuransi juga membuka cabang di Malili agar masyarakat tidak jauh-jauh lagi ke Palopo,” ungkap Erwin.
Sementara itu, Manajer Operasional PT Bintang Jasa Selaras di Makassar, Ridwan yang dikonfirmasi via telepon, Rabu (15/10/14) mengatakan jika pihaknya sudah membuka jaringan perpanjangan tangan pada sebuah bengkel di Kecamatan Malili namun kerjasama tersebut diputus lantaran banyaknya konsumen yang komplen terkait hasil kerja diluar dari standar yang diinginkan perusahaan.
“Kita pernah coba buka rekanan di Malili namun banyak yang komplen karena hasil kerja diluar standar dan dananya juga terbatas,” ungkap Ridwan.
Dirinya mejelaskan jika PT Bintang Jasa Selaras telah memiliki tiga bengkel di kota Palopo sebagai perpanjangan tangan seperti, bengkel Iwan, Farhan dan Latuppa. Dirinya juga akan memberikan sanksi berupa teguran kepada bengkel yang pelayanannya kurang memuaskan atau tidak maksimal.
“Kita lihat dulu, yang pasti kami akan memberikan sanksi teguran dulu, jika hal tersebut masih mereka lakukan maka kerjasama antara perusahaan dengan bengkel tersebut akan kita putuskan,” ungkap Ridwan.
Ridwan berjanji akan kembali lagi mencoba untuk membuka rekanan di Kabupaten Luwu Timur khususnya di Kecamatan Malili namun terlebih dahulu perusahaan butuh rekomendasi dari pihak PT Amanah.
“Kami akan coba untuk buka lagi di Malili tetapi kita juga butuh rekomendasi dari pihak Amanah, bengkel mana yang layak kita temani kerjasama,” ungkap Ridwan. (*)




