Kontingen Kecamatan Wasuponda sukses meraih juara umum pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke II tingkat Kabupaten Luwu Timur, yang digelar di lapangan Camp Site Soroako kecamatan Nuha, Sabtu (25/10).
Dari hasil penilaian dewan juri, kontingen Wasuponda berhak menerima piala bergilir sekaligus menjadi duta Luwu Timur pada pesparawi di tingkat Provinsi.
Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan mewakili Bupati Luwu Timur, Askar saat menutup kegiatan ini mengatakan Pesparawi merupakan bagian pelaksanaan tugas pemerintah daerah dalam mendorong pembinaan dan reaktualisasi nilai- nilai spiritual umat kristiani secara khusus dan, memelihara kerukunan antar umat beragama secara umum.
Kegiatan ini juga, lanjut Askar, merupakan harmonisasi dalam internal maupun eksternal umat beragama yang toleran dan saling menghormati serta menghargai dalam rangka menciptakan suasana yang aman dan damai, sehingga konflik seperti perbedaan suku, etnis, Ras dan daerah bisa dihindari atau di minimalkan.
Lanjut Askar, dalam setiap perlombaan pasti ada yang kalah dan juga ada menang, namun bagi yang memperoleh prestasi jangan merasa puas diri akan tetapi tetaplah berlatih dalam rangka persiapan diri menuju pesparawi tingkat provinsi.
“Melalui kegiatan ini kita wujudkan Luwu Timur sebagai daerah yang mencintai Seni yang bernafaskan budaya keagamaan,” jelasnya.
Tidak lupa Askar sampaikan ucapan terima kasih kepada panitia, peserta, dewan juri maupun semua pihak yang membantu penyelenggaraan kegiatan Pesparawi tersebut, sehingga moment yang bernuansa keagamaan ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan, tandasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ana pada kesempatan itu mengatakan, Adapun kegiatan kategori yang diperlombakan dalam Pesparawi II Kabupaten Luwu Timur adalah Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Wanita, Vocal Grup Remaja-Pemuda, Solo Remaja-Pemuda Putri dan Solo Remaja-Pemuda Putra.
tujuannya, katanya lagi sebagai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dibidang seni budaya yang bernafaskan ke kristenan sebagai sumber motivasi dan inspirasi untuk mempererat tali persaudaraan serta rasa kebersamaan diantara umat Krsiten yang ada di Lutim.
Di akhir Acara Camat Nuha, Kamal Rasyid menyerahkan Bendera pesparawi kepada Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan, Askar sebagai Perwakilan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan selanjutnya di serahkan kepada kecamatan Malili yang akan bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan pesparawi ke III.




