Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam front rakyat dan mahasiswa (Fraksi) tanah Luwu menggelar aksi demonstrasi di jalan tran Sulawesi tepatnya di depan kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Walenrang, kabupaten Luwu, Rabu (12/11/14) siang tadi.
Gabungan mahasiswa ini terdiri dari Universitas Andi Jemma Palopo, STIEM, Hikmah Luwu Utara, PMII, GMKI, BEM STISIP Veteran Palopo, HAM Bastem dan IMM.
Jenderal lapangan, Risal Arifin dalam orasinya menuntut penuntasan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi pada peristiwa berdarah 12 November 2013 lalu dimana salah seorang warga (Alm Candra) meninggal dunia akibat ditembak.
“Pembentukan kabupaten Luwu Tengah adalah sebuah harga mati dan perjuangan kami sampai titik darah penghabisan,” ungkap Risal.
Selain Risal, mahasiswa lainnya juga mengecam dan mengutuk keras tindakan represif aparat kepolisian terhadap aksi mahasiswa masyarakat.
“Kami meminta tangkap dan adili pelaku penembakan terhadap mahasiswa dan masyarakat yang tengah berdemonstrasi saat itu,” ungkap Angga, mahasiswa yang ikut tergabung dalam Fraksi tanah Luwu. (*)




