Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Mahasiswa Desak Kejaksaan Usut Dana Kontingen Porda Palopo
Hukum

Mahasiswa Desak Kejaksaan Usut Dana Kontingen Porda Palopo

Redaksi
Redaksi Published 28 Januari 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Polemik terkait kontingen asal Kota Palopo pada Pekan Olah Raga (Porda) XV Sulawesi Selatan tahun 2014 lalu ternyata masih berlanjut. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Anti Korupsi (Orasi) Kota Palopo mendesak pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo untuk mengusut penggunaan dana kontingen, yang diduga telah terjadi penyalah gunaan.

Para mahasiswa itu menilai, terjadi kerugian Negara hingga ratusan juta rupiah dalam penggunaan dana kontingen tersebut, terutama pada pembelian baju training Porda yang diduga telah dimark-up penggunaan dananya.

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa menunding pengadaan baju training itu tidak sesuai dengan perencanaan spesifikasi baju training yang ditetapkan, dimana pihak rekanan hanya menggunakan anggaran sebesar Rp72 juta saja, dari total anggaran sebesar Rp199 juta.

Selain itu, pembelian baju training juga diduga palsu, alias tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. “Hitungan kami, telah terjadi mark-up sebesar Rp127 juta pada pembelian baju training itu,” ujar salah seorang demonstran.

Selain jaksa, pengunjuk rasa juga mendesak kepada DPRD Palopo untuk memanggil pihak Dinas Pemuda dan Olah Raga, selaku pihak yang bertanggung jawab sehingga terjadi kerugian Negara ratusan juta rupiah tersebut.

Sementara itu, Anggota DPRD Palopo, Harisal Andi Latief yang menerima pengunjuk rasa berjanji akan memanggil pihak Dinas Pemuda dan Olah Raga Palopo untuk diklarifikasi terkait tudingan demonstran tersebut.

“Karena kami di DPRD dalam waktu dekat ini punya jadwal yang padat, jadi kemungkinan hari Senin depan (9/2/14) baru kami akan melakukan pertemuan tersebut,” ungkapnya.

Pantauan luwuraya.com, selain melakukan aksi unjuk rasa, para demonstran ini juga membagi-bagikan selebaran yang berisi tentang dugaan korupsi dana kontingen Porda Sulsel itu.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

40 Orang Meninggal Dunia dan 162 Luka-Luka Akibat Lakalantas di Luwu

Kantor Camat Wara Timur Diresmikan

Diundang DPRD Lutim Bahas Kasus Korupsi, Jaksa Mangkir

Jelang Pengumuman Harga BBM, Antrian di SPBU Mulai Panjang

Warga Palopo Tolak Pembangunan Tower

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article 9.603 Siswa di Palopo Siap Ikuti UN
Next Article Masuki Musim Hujan, DBD Mulai Mewabah di Palopo

You Might Also Like

Hukum

Tolak Putusan MA, Warga Bolong dan Limbong Blokir Jalan

7 November 2014
Politik

2.000 Personel TNI Siap Amankan Tiap TPS di Palopo

7 Juli 2014
News

Murid Pindahan Ini Ditolak di Sekolah Baru, Oknum Guru Diduga Provokasi Siswa

26 Oktober 2016
Hukum

ACC Minta Kejati Ambil Alih Kasus Lampu Jalan di Lutim

11 Juli 2016
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?