Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo saat ini rutin melakukan penyemprotan pembasmi nyamuk (Fogging) di sejumlah wilayah di Kota Palopo. Intensnya kegiatan fogging itu menyusul ditemukannya tiga penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Boting, kecamatan Wara Barat Kota Palopo dalam satu bulan terakhir.
Salah seorang warga yang ikut terkena DBD, Frederik saat ditemui di rumahnya mengatakan jika dirinya sudah tiga hari dirawat akibat terkena DBD. “Kemarin keluar dari rumah sakit,” ujar Frederik.
Dia menyambut positif kegiatan fogging yang dilakukan oleh Dinkes Palopo guna membasmi nyamuk penyebab demam berdarah itu.
Sementara itu, salah seorang penyuluh kesehatan Hanna Tangke Allo mengatakan jika kebiasaan buruk masyarakat diduga sebagai penyebab menyebarnya DBD di lingkungan masyarakat.
“Buruknya sistem pengelolaan lingkungan diduga penyebab menularnya wabah penyakit demam berdarah, seperti kebiasaan buruk masyarakat yang membiarkan ban bekas berisi air, kaleng kosong, sampah dan drainase yang tidak dibersihkan,” ujar Hanna.
Pihaknya pun rutin melakukan sosialisasi atau penyuluhan di rumah-rumah warga untuk melakukan hidup bersih agar terbebas dari penyakit DBD.




