Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Diduga Menderita DBD, Bocah Ini Meninggal Dunia
Metro

Diduga Menderita DBD, Bocah Ini Meninggal Dunia

Redaksi
Redaksi Published 20 Februari 2015
Share
1 Min Read
SHARE

Aira (3) warga Desa Mulyasari, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur meninggal dunia diduga akibat terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Rabu (18/02/15) kemarin.

Informasi yang dihimpun, korban menghembuskan nafas terakhirnya, Rabu (18/02/15) sekitar pukul 10.00 wita di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo Wotu.

Sebelumnya, bocah ini mengalami panas tinggi dan terlihat bintik-bintik merah pada badan korban itu.

Saat itu, ibu korban, Wiwi dengan dibantu tetangga membawa Aira (Korban) ke RSUD I La Galigo untuk mendapatkan perawatan.

“Penjelasan pihak Rumah Sakit jika anak saya hanya demam biasa karena kurang makan,” ungkap Wiwi.

Alasan tersebut juga sempat membuat keluarga korban kesal. “Pihak rumah sakit juga tidak melakukan pemeriksaan mendalam termasuk mengambil sampel darah korban untuk diperiksa,” ungkap Wiwi.

Wiwi menceritakan, seminggu sebelum korban terserang penyakit dan akhirnya meninggal dunia, Sunarti (60) yang tak lain nenek korban itu juga positif terkenal penyakit demam berdarah.

“Neneknya positif terserang Demam Berdarah berdasarkan hasil pemeriksaan dokter di Rumah Sakit. Saya sangat yakin anak saya juga meninggal akibat DBD,” ungkap Wiwi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban resmi dari pihak RSUD I La Galigo Wotu. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Lutim Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petugas Pengelola SIMFONI-PPA

Budidaya Jamur Tiram, Peluang Bisnis Yang Menjanjikan

ABK Tugboat Brahma 12 Yang Disandera Minta Keluarga Tidak Risau

Bupati Luwu Timur Lepas Peserta Arus Balik Gratis Tahun 2024

Dinkes Luwu Timur Optimalkan Tracer Kemitraan Cegah Penyebaran Covid-19

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Terkait GOR, Jaksa Masih Tunggu Hasil Perhitungan BPKP
Next Article Dandim: Petani Jangan Takut Didampingi Babinsa

You Might Also Like

DPRD Luwu Timur

Belajar pengelolaan BOSDA di Kota Semarang, Imam Berharap Dapat Diterapkan di Luwu Timur

12 September 2018
Luwu Timur

Lanjutkan Tren Positif, Tim Futsal Praporprov Lutim Kalahkan Kabupaten Pinrang

22 Agustus 2021
Luwu Timur

Gerakan Luwu Timur Berbagi Sasar Warga Desa Lakwali Pantai

9 April 2022
Luwu Timur

Bupati Budiman Tandatangani Kesepakatan Perlindungan Pekerja Rentan Dengan BPJS Ketenagakerjaan

13 November 2023
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?