Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Bermaksud Obati Penyakit Kulit, Seorang Warga Ditemukan Tewas Tenggelam
Metro

Bermaksud Obati Penyakit Kulit, Seorang Warga Ditemukan Tewas Tenggelam

Redaksi
Redaksi Published 2 Maret 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Seorang warga Jl Kelapa Palopo, Noval Arsandi (27) ditemukan tewas tenggelam di kawasan Pelabuhan TPI Palopo sekitar pukul 20.45 Wita, Minggu (1/3/15) malam tadfi. Korban saat bermaksud untuk mandi di air laut guna menyembuhkan penyakit kulit yang dideritanya.

Informasi yang dihimpun, korban dilaporkan hilang oleh warga di sekitar TPI Palopo sekitar pukul 17.00 Wita. Menurut warga sekitar, korban bermaksud untuk mandi di air laut guna menyembuhkan penyakit kulit yang diidap.

“Saat itu ada yang melapor bahwa ada orang yang tenggelam saat sedang mandi, warga kemudian melakukan pencarian di sekitar tempat korban dilaporkan tenggelam,” ujar Sike, salah seorang warga setempat.

Upaya pencarian yang dilakukan warga dan petugas dari Kepolisian Resor Palopo baru membuahkan hasil, setelah lebih dari dua jam dilakukan pencarian. Sayangnya, saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

Salah seorang kerabat korban, Edi mengatakan saat ini korban sedang diotopsi pihak petugas kepolisian di RSUD Sawerigading, sembari menunggu keluarga korban yang tinggal di Makassar.  Sempat terjadi insiden saat korban hendak di bawa ke RS Atmedika Palopo untuk keperluan otopsi. Pasalnya, pihak rumah sakit tersebut menolak tempatnya untuk pelaksanaan otopsi, dengan alasan tidak memiliki kamar mayat, sehingga petugas pun membawa jenazah korban ke RSUD Sawerigading Palopo.

Korban diketahui sehari-harinya diketahui bekerja sebagai tukang pemasang kawat gigi, dan melakukan praktek di tempat tinggalnya di Jl Kelapa Palopo.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Lutim Bersama Forum Komunikasi Lalu Lintas Gelar Rapat Koordinasi

Kepala DP2KB Lutim Canangkan SMPN 1 Towuti Sebagai SSK

Tim STP UNHAS Lakukan Kunjungan Ke Desa Seberang Danau Towuti

Momentum HKN, Budiman Serahkan SK Pensiun dan Trhopy Juara Umum Porkab

37 Perkara Inkrah, Kejari Lutim Musnahkan Ribuan Obat Terlarang dan Sajam

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Akibat Angin Kencang, Empat Bagan Nelayan Rusak
Next Article Buah Salak di Lutim Bersertifikat Prima

You Might Also Like

Luwu Timur

Hadiri Roadshow Kebudayaan di Kecamatan Angkona, Bupati : Penting Menjaga Kearifan Lokal

23 Agustus 2023
News

Jumlah Pemilih Di Lutim Bertambah 29.476 Jiwa

8 Juli 2015
Luwu Timur

Pelaku Usaha, UMKM dan Wirausaha di Lutim Ikuti Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan

13 November 2024
Luwu Timur

Gandeng PTVI, Pemkab Lutim Lakukan Simulasi Rencana Tindak Darurat

11 Desember 2019
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?