Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: PHR Se-Sulsel akan Kumpul di Luwu Utara
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » PHR Se-Sulsel akan Kumpul di Luwu Utara
Komunitas

PHR Se-Sulsel akan Kumpul di Luwu Utara

Redaksi
Redaksi 22 Maret 2015
Share
SHARE

Sebanyak 75 kader Pendamping Hukum Rakyat (PHR) se- Sulawesi Selatan dijadwalkan akan berkumpul di Kampung Liku Dengen, Desa Uraso, Kecamatan Mappadeceng, Luwu Utara dalam rangka temu kader dan konsolidasi gerakan dan penguatan subtansi hukum rakyat serta peningkatan kapasitas petani untuk sistem pertanian alami. Kegiatan ini akan digelar selama lima hari mulai Rabu (24/3/15) mendatang.

Direktur Perkumpulan Wallacea, Basri Andang mengatakan Temu Kader PHR dan Konsolidasi Petani ini akan diikuti dari perwakilan 17 kabapaten di Sulsel.

“Mereka akan saling belajar dan berbagi bersama tentang pengalamannya menjalankan dan memperkuat hukum lokal/adat, dalam memperkuat pembelaan dan perlindungan hak-hak terhadap pengelolaan sumberdaya alam lokalnya,” ujar Basri.

Menurutnya, dalam kegiatan itu peserta akan belajar dan berbagi tentang perencanaan dan penataan ruang secara partisipatif untuk memperkuat hak atas ruang dan wilayahnya, serta penerapan pertanian alami (natural farming) di wilayahnya masing-masing, untuk mewujudkan kedaulatan petani atas pangan termasuk kedaulatan atas bibit, produksi, teknologi dan pasar,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Dwi Heryanto Kolaborasi dengan Milenial Tomoni Salurkan Bantuan Kebakaran Sorowako

Pihaknya berharap, melalui kegiatan ini akan lahir rumusan strategis yang terpadu terkait PHR dan Petani dalam mewujudkan kedaulatan wilayah hingga kedaulatan pangan.

Basri menjelaskan PHR merupakan orang-orang yang bekerja dalam gerakan sosial untuk memberdayakan sumber daya hukum rakyat dan atau melakukan pembaharuan hukum negara menuju keadilan sosial dan ekologis.

Dalam perjalananya, PHR hampir menjangkau banyak wilayah di Indonesia yakni Sumatera Barat, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua.

Selain para kader PHR, lembaga-lembaga yang akan hadir antara lain Jaringan Kerja Pemetaan Partispatif (JKPP), The Samdhana Institute, Walhi Sulsel, Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Kontras Sulawesi, dan JURnaL Celebes.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Masjid Agung Syuhada Masamba Jadi Rest Area Mudik “Andalan Hati” di Jalur Luwu Raya

Angka Kemiskinan Terus Turun, Lutra Siapkan Strategi Baru Berdayakan 500 KK pada 2026

BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan

Pemkab Luwu Utara Anggarkan Rp21,6 Miliar untuk Program JKN PBPU 2026

Jelang Idulfitri, Luwu Utara Tingkatkan Pengamanan Mudik

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Terkait Lahan Transmigrasi, Polisi Minta Pemda Lakukan Penggusuran
Next Article STQ Ditutup, Burau Keluar Jadi Pemenang
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?