Sejumlah sekolah di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur dengan semangat memperingati perayaan hari jadi Kartini ke 136 yang jatuh pada hari Selasa 21 April 2015.
Seperti yang telah dilakukan oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 229 Waru yang terletak di Desa Puncak Indah, Malili.
Pada perayaan kali ini, para guru-guru diwajibkan untuk menggunakan baju kebaya sebagai simbol wujud kecintaan terhadap tokoh pejuang perempuan dimana perayaan dilakukan setiap tahunnya di seluruh Indonesia.
“Ini bentuk kecintaan kami dengan ibu Kartini sehingga dihari berbahagia ini saya mewajibkan seluruh guru-guru menggunakan baju kebaya, untuk kaum adam menyesuaikan diri dengan menggunakan baju batik,” ungkap, Kepala Sekolah SDN 229 Waru, Muliati M, Selasa (21/04/15) pagi tadi.
Menurutnya, penggunaan baju kebaya ini juga sudah masuk dalam program-program Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kecamatan Malili dengan harapan untuk mengajak masyarakat khususnya para ibu serta siswi betapa pentingnya hari Kartini tersebut.
“Tahun 2015 ini, PGRI Malili sudah memprogramkan untuk menggunaan baju kebaya disaat perayaan hari jadi Kartini setiap tahunnya, sehingga untuk tahun-tahun mendatang kita pastinya akan lebih semangat lagi merayakannya,” harapnya.
Salah seorang guru, Batman menambahkan hampir seluruh sekolah di daerah yang dijuluki Bumi Batara Guru ini dinakhodai oleh para perempuan sehingga wajar jika hari Kartini ini para sekolah ramai merayakannya.
“Di Luwu Timur hampir semua sekolah dipimpin oleh perempuan sehingga hari Kartini seperti saat ini ramai dirayakan untuk mengenang jasa-jasa Kartini,” ungkap Batman, guru kelas VI di SDN 229 Waru ini.