Setelah beberapa hari meninggal dunia, jazad korban gantung diri, Lerfina Tadayu (18) yang tak lain siswi SMAN 1 Burau dimakamkan, Kamis (21/05/15) sekitar pukul 12.00 wita siang ini.
Korban baru akan disemayamkan di pemakamaan umum di Desa Lambarese, Kecamatan Burau siang ini lantaran menunggu dari pihak keluarga korban yang berasal dari luar Sulawesi Selatan. “Kami masih nunggu keluarga yang jauh datang, terus kemarin juga masih di proses sama polisi,” ungkap, Iis Hasliandy kepada luwuraya.com.
Rencananya, kata Iis, almarhum akan dimakamkan ditempat pemakaman di Desa Lambarese, Kecamatan Burau. “Jam 12.00 siang ini almarhum akan dimakamkan di tempat pemakaman di Lambarese Pamona,” ungkap Lis.
Sebelumnya diberitakan, seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Burau yang diketahui bernama Lerfina Tadayu (18) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri didalam kamarnya.
Informasi yang dihimpun, Kejadian ini bermula saat korban pulang dari sekolah dan langsung menuju ke kediamannya di Desa Lambarese, Kecamatan Burau. Aksi nekat ini dilakukan korban didalam kamarnya, Senin (18/05/15) sekitar pukul 15.00 wita kemarin.
Sebelum mengakhiri hidupnya, korban telah menyiapkan terlebih dahulu alat perekam berupa handpone milik pribadinya sesaat sebelum dirinya menggantung diri sehingga cara gantung diri korban pun nampak jelas terlihat dari rekaman tersebut.
“Korban telah merekam dirinya saat gantung diri, sementara rekaman yang ada dalam handpone milik korban saat ini dipegang oleh keluarga korban,” ungkap Kapolsek Burau, AKP Hariadi Tukiyar melalui via telepon.




