Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma bersama dengan ketua komisi dua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Sarkawi A Hamid melakukan Inpeksi Mendadak (Sidak) di PT (Perseoran Terbatas) Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV di Kecamatan Burau, Senin (25/05/15) sore ini.
Sidak ini dilakukan terkait banyaknya keluhan dari masyarakat terhadap limbah buangan dari perusahaan PTPN XIV itu. “Kami menerima keluhan dari masyarakat terkait limbah PTPN, sehingga hari ini kita turun,” ungkap Hatta.
Dihadapan warga dan manajer PTPN XIV, Jaenal Daud, Bupati dua periode ini menyarangkan agar membentuk tim terkait dampak limbah yang dialami oleh masyarakat.
“Kalau tim dari Pemerintah daerah nantinya tidak turun, segera laporan ke saya ataukah ketua komisi dua, selain itu, Direksi PTPN XIV perlu didatangkan di Malili,” ungkap Hatta.
Dikesempatan yang sama, Sarkawi A Hamid, menambahkan, setiap kali dirinya melakukan reses bersama dengan anggota DPRD lainnya, keluhan masyarakat pastinya terkait limbah dari PTPN tersebut.
“Permasalah ini sangat perlu kita sikapi, sebab, sebagaian masyarakat hanya bergantung pada budi daya rumput laut. Oleh karena itu, kami berharap pihak PTPN dapat duduk bersama mencarikan solusi,” ungkap legislator Gerindra ini.
Sementara itu, Manager PTPN XIV, Jainal Daud, membenarkan jebolnya tanggul pembatas limbah, dan sudah banyak lumpurnya, dan sudah dilakukan pengerukan, tapi ini adalah musibah. PTPN mengakui peristiwa ini adalah bencana yang tidak dapat dihindari.
“Soal ganti rugi, kami tidak dapat mengambil keputusan sendiri, harus saya sampaikan kepimpinan terlebih dahulu,” ungkap Jainal.
Kedepannya kata Jainal, kasus seperti ini tidak akan terulang lagi, pihaknya akan berupaya agar pengelolaan limbah bisa lebih baik lagi.
Sidak ini juga dihadiri, anggota DPRD Lutim, KH. Azis Rajmal, Kepala Dinas Perikanan, Burhan Mude, Kabah Humas Lutim, Amran Aminuddin, dan Camat Burau, Satri.




