Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Nur Husain dan Esra lamban mengaku tidak akan mendahului kehendak Allah pada agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dihelat 9 Desember mendatang.
Pasalnya, kemenangan ataukah siapa yang akan memimpin daerah yang dijuluki Bumi Batara Guru itu sudah merupakan takdir dari Allah sehingga dirinya tidak akan mendahului kehendaknya. Hal ini disampaikan, Husain, juru bicara Nusantara (Nur Husain dan Esra Lamban) melalui via telepon, Kamis (3/9/15)
Dikonfirmasi terkait pernyataan tim pemenangan Madani (Thorig Husler dan Irwan Bachri Syam) jika Pilkada telah selesai. Uceng, sapaan akrab, Husain menggangap jika peryataan itu merupakan bagian dari strategi dalam mempengaruhi fisikologi pemilih di Luwu Timur. Sehingga, Nur Husain dan Esra Lamban tidak mau takabur karena proses Pilkada masih cukup panjang.
“Saya juga sudah baca itu berita, dan menganggap itu bagian dari strategi mempengaruhi fisikologi pemilih, ya itu sah – sah saja dalam politik, pastinya kami dari tim Nur Husain dan Esra Lamban tidak mau takabur dan mendahului kehendak ALLAH SWT,” ungkapnya.
Meskipun adanya tokoh – tokoh berpengaruh di Kabupaten Luwu Timur yang telah menyatakan dukungan dan siap memenangkan pasangan Nur Husain dan Esra Lamban, namun, pasangan ini tidak larut dengan permainan opini di media.
“Tim Nusantara terus bekerja maksimal memberi pemahaman ke masyarakat atau sosialisasi tentang program yang akan dijalankan jika nantinya Tuhan berkehendak, Nur Husain dan Esra Lamban memimpin Luwu Timur,” ungkap Uceng.




