Koordinator Basarnas Pencarian Pesawat Aviastar, Andi Sulthan mengatakan pihaknya telah mengutus sebanyak enam orang personelnya ke Kabupaten Enrekang untuk mengecek kebenaran informasi adanya temuan puing diduga pesawat Aviastar yang hilang kontak sejak Jumat (2/10/15) lalu.
Menurutnya, berdasarkan informasi dari warga di Desa Maiwa, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, terdapat puing pesawat yang diduga milik maskapai Aviastar yang dinyatakan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Masamba ke Makassar.
“Kami mengirim sebanyak enam orang personel untuk mengecek kebenaran informasi itu langsung di Desa Maiwa, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang,” ujarnya.
Menurutnya, tim yang diturunkan tersebut juga dilengkapi dengan alat evakuasi. “Sementara tim lainnya tetap fokus melakukan pencarian di sejumlah titik di Kabupaten Luwu seperti di Kecamatan Bua, Bastem, dan Latimojong,” ujarnya.
Selain informasi tentang temuan puing di Desa Maiwa, tim juga menemukan informasi lain yang diduga terkait lokasi jatuhnya pesawat Aviastar, yakni di Desa Ulusalu, Kecamatan Latimojong. Di lokasi ini, tim mendapat informasi jejak berupa pepohonan yang rusak yang diduga akibat hantaman benda besar.
“Keberadan informasinya tetap kami cari tahu dulu kebenarannya dengan terjun langsung ke lokasi,” tegas Sulthan.




