Calon Bupati (Cabup) Luwu Timur nomor urut 1 yakni Nur Husain telah memenuhi undangan masyarakat dibeberapa desa di Kecamatan Wotu, Sabtu (3/10/15) malam kemarin.
Pada pertemuan itu, beberapa warga melemparkan pertanyaan soal pelayanan kesehatan kepada pasangan Esra Lamban ini. Pada sesi tanya jawab itu, Nur Husain mengaku akan mewujudkan dan memaksimalkan pelayanan yang pro rakyat seperti kesehatan yang lebih ditingkatkan.
Kedepan, kata Nur, pelayanan kesehatan lebih mengutamakan pada sistem tindakan cepat terhadap pasien tanpa harus mengutamakan terlebih dahulu administrasi pasien. Proses administrasi dapat dilakukan setelah pasien mendapatkan pertolongan dari pihak medis.
“Biasanya kalau ada yang sakit yang dilihat adminstrasinya dulu, apakah sudah lengkap atau tidak. Kedepan, kita mengutamakan tindakan untuk lebih mengutamakan pasien, adminstrasinya boleh menyusul, yang penting pasien ditangani dulu,” ungkap Nur Husain.
Derajat kesehatan di Kabupaten Luwu Timur juga akan ditingkatkan dengan mengutamakan prinsip, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Sehingga kata Nur, dirinya bersama dengan Esra Lamban akan memperbanyak tenaga kesehatan dengan tujuan untuk melakukan penyuluhan disetiap perkampungan warga.
Selain pelayanan kesehatan, sektor pendidikan juga akan ditingkatkan oleh pasangan ini dengan meningkatkan standar kepintaran anak – anak. Menurut Nur, kurangnya pemahaman anak – anak karena kerapnya mengkonsumsi makanan – makan yang berbahan kimia disekolah.
Sehingga kedepan, kata Nur, dirinya akan memprioritaskan makanan lokal yang tidak berbahan kimia sehingga bahan makanan lokal tersebut juga dapat berguna.
“Generasi bangsa ini harus sehat dan cerdas, maka dari itu kita wajib untuk perhatikan pola makan yang dikonsumsi anak-anak utamanya dilingkup sekolah. kita lebih mengutamakan makan berbahan lokal dan menghindarkan mereka dari makanan yang terkontaminasi bahan kimia yang berdampak buruk dengan kesehatan dan pertumubuhan otak anak – anak,” ungkap Nur.
Untuk bersaing ditingkatan perguruan tinggi, Nur Husain juga akan membuka kelas – kelas unggulan dimana proses penerimaan siswa – siswi nantinya akan dilakukan tes oleh para ahli. Selain itu, dirinya juga akan mengratiskan buku – buku tulis kepada para siswa.
“Saya tidak mau bohongi masyarakat hanya untuk dapat simpati. Terkait mengratiskan anak – anak hingga lulus perguruan tinggi itu harus disesuaikan dengan keuangan daerah. Kalau gratis hingga tingkat SMA itu adalah program nasional dan sudah dilakukan sejak Andi Hatta menjabat sebagai Bupati sehingga itu akan terus dilanjutkan, ini proses pembodohan jika ada yang berjanji gratis pendidikan hingga perguruan tinggi,” ungkapnya.
Selain program kesehatan dan pendidikan jadi program unggulan, pasangan bertagline kekuatan ini, juga bertekad mensejahterakan masyarakat dengan memaksimalkan sektor pertanian, perkebunan, kelautan, dunia wirausaha dan pembangunan.




