Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Demo Tolak FDM Ricuh, Indra Fauzi : Pendemo Tak Punya Izin
Metro

Demo Tolak FDM Ricuh, Indra Fauzi : Pendemo Tak Punya Izin

Redaksi
Redaksi Published 28 November 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Demo menolak pelaksanaan Festival Danau Matanao (FDM) oleh puluhan warga di desa Magani, Kecamatan Nuha, kabupaten Luwu Timur, berlangsung ricuh, Sabtu, 28 November.

Kericuhan ini bermula ketika warga yang melakukan aksi demonstrasi di pertigaan pasar F, Desa Magani, tiba-tiba dibubarkan paksa oleh puluhan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Spanduk dan alat peralatan demonstrasi warga, diturunkan paksa, warga yang berkumpul di tenda, juga diminta membubarkan diri.

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

Jois, salah seorang demonstran, menyebutkan, aksi menolak FDM sudah berlangsung selama sepekan, selama ini mereka melakukan aksi secara damai dan berorasi juga dengan damai, mereka tidak pernah melakukan tindakan yang merugikan atau menganggu kenyamanan warga.

“Aksi kami ini ada izinnya, itu artinya kami dilindungi Undang-Undang, tapi kenapa Satpol PP tiba-tiba menurunkan spanduk yang kami pasang, Satpol juga bertindak anarkistis, bahkan salah seorang dari mereka, menodongkan benda mirip pistol ke salah seorang warga,” kata Jois.

Dia menambahkan, tindakan Satpol PP ini dinilai berlebihan, sehingga memicu kemarahan warga, seandaianya Satpol datang baik-baik dan meminta menurunkan spanduk dengan santun, mungkin akan dipenuhi. “Tapi tindakannya sangat anarkistis, makanya kami lawan,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Luwu Timur, Indra Fauzi, mengatakan, aksi demonstrasi yang dilakukan warga, tidak memiliki izin, sehingga Satpol PP bertindak menertibkan dan membubarkan paksa demonstran. “Kami bertindak tegas karena aksi tersebut tidak memiliki izin,” kata Indra Fauzi.

Indra juga membantah, ada anggotanya yang menodongkan senjata pada warga. “Itu tidak benar, tidak ada anggota kami yang menodongkan senjata,” ungkapnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Irman Buka Festival Danau Matano, SYL Menutup
Next Article Satu Orang Pengunjung Danau Matano Meninggal Dunia

Rekomendasi Berita lainnya

Sport

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

18 April 2026
Ekonomi

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

18 April 2026
Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?