Penjabat Bupati Luwu Timur, Irman Yasin Limpo menjelaskan untuk meningkatkan sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satu yang menjadi fokus pemerintah daerah adalah PAD dari sektor pariwisata.
Makanya, pemerintah daerah melalui dinas Dinas Pendidikan Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) akan melakukan desain pembangunan kawasan wisata Danau Matano tahun 2016 mendatang.
“jika desain pembangunannya sudah rampung, maka pembangunan infrastruktur kawasan wisata danau matano ini realisasi fisiknya akan dimulai tahun 2017. Ini juga dalam rangka mempersiapkan festival danau matano 2017 mendatang” kata Irman pada sidang paripurna DPRD terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) APBD TA 2016, Kamis (10/12/15).
Pernyataan ini disampaikan Irman sebagai jawaban atas pemandangan fraksi-fraksi DPRD pada sidang sebelumnya
Terkait turunnya PAD pada RAPBD TA 2016, Irman mengatakan ini disebabkan sektor retribusi mengalami penurunan khususnya retribusi pengendalian menara telekomonikasi yang disebabkan terbitnya Keputusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan salah satu pasal dalam UU nomor 28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah sehingga penghitungan tarif retribusi juga mengalami perubahan.
Lanjut Irman, disamping retribusi pengendalian menara telekomunikasi, penurunan PAD juga disebabkan menurunnya retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan retribusi izin gangguan yang disebabkan berkurangnya aktivitas pembangunan infrastruktur yang dilakukan PT Vale Indoenesia.
Pemerintah daerah kata Irman, telah berupaya lebih kreatif dalam menggali sumber-sumber PAD maupun pendapatan lainnya melalui instensifikasi dan ekstensifikasi melalui peningkatan kualitas kompetensi petugas pajak, menyusun informasi dan prosedur pengelolaan pajak daerah melalui peningkatan kualitas pelayanan wajib pajak, dengan sistem jemput bola dan tak kalah pentingnya sosialisasi kepada wajib pajak untuk meningkatkan kesadaran para wajib pajak.




