Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Puluhan Warga Di Lutim Terjangkit DBD
News

Puluhan Warga Di Lutim Terjangkit DBD

Redaksi
Redaksi Published 4 Januari 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Penyakit Demam Berdarah Denque (DBD) saat ini mulai mewabah di Kabupaten Luwu Timur sejak tiga bulan terakhir.

Demam dengue yang juga disebut sebagai “breakbone fever” atau “bonebreak fever” (demam sendi) ini disebabkan dari virus dengue nyamuk menularkan.

Dari data yang diperoleh, tercatat sedikitnya 16 orang pasien saat ini telah dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo, Wotu karena mengalami demam, nyeri hebat pada bagian tulang, sakit kepala dan kulit kemerahan.

Direktur RSUD I La Galigo di Wotu, Rosmini Pandin yang dikonfirmasi via telepon, Senin (4/1) membenarkan kasus tersebut. Menurutnya, pasien penderita DBD mulai masuk sejak November 2015 lalu dan hingga saat ini jumlah pasien penderita dengue sudah mencapai 16 orang pasien.

Menurutnya, dari 11 kecamatan di Kabupaten Luwu Timur, kecamatan Burau yang mendominasi pasien penderita dengue. “Burau yang paling banyak penderita DBD,” ungkap Rosmini.

Rosmini menjelaskan, penderita DBD akan mengalami demam kurang dari tujuh hari. Jika penderita sudah tingkat lanjut, kata Rosmini, bisa saja terjadi perdarahan dibawah kulit yang sifatnya spontan. “Gejalanya tidak khas, sehingga penderita sebaiknya banyak minum air mineral,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Luwu Timur, April mengatakan, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan pihak Puskesmas untuk turun melakukan penyuluhan, termasuk melakukan langkah pemberantasan saran nyamuk disetiap titik.

“Kita sudah melakukan kordinasi sehingga jika langkah penyuluhan dan pemberantasan sarang nyamuk dilakukan maka langkah terakhir akan dilakukan fogging oleh dinas kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Peringati HUT Sulsel ke-365

Pemkab Lutim Bentuk Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19

Hadirkan Ustadz Hanan Attaki, Ribuan Warga Padati Lapangan Iniaku Sorowako

Luwu Timur Terhimpit Utang DBH Rp90 Miliar dari Pemprov Sulsel

Rakor Bersama Forkopimcam Wasuponda, Jayadi Nas Tekankan Tiga Prioritas Penting

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Kadis Nakertransos Lutim Diwacanakan Maju Di Pilwalkot Palopo
Next Article Di Lutim, Andi Fauziah Bantu Sekolah Swasta

You Might Also Like

Luwu Timur

49 Pelajar Ikut Audisi Gita Bahana Nusantara

20 Mei 2016
Luwu Timur

Pjs Bupati Jayadi Nas : Orang Tua Adalah Madrasah Pertama Anak

25 Oktober 2024
Pendidikan

PB Ipmil Raya Gelar Kongres ke XVI di Palopo

23 Januari 2014
DPRD Luwu TimurLuwu Timur

Bupati Luwu Timur Terima Keputusan DPRD tentang Catatan dan Rekomendasi terhadap LKPJ 2021

20 April 2022
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?