PS Saputra Walmas berhasil mengalahkan perlawanan Japfa Makassar dengan skor 2-1 pada partai terakhir Grup C Turnamen Amsal Sampetondok Cup di Stadion La Galigo, (28/1). Dua gol kemenangan Saputra dihasilkan penyerang berkebangsaan Nigeria, Osas Saha.
Brace Saha ini sekaligus memastikan Saputra memuncaki klasemen grup A dengan poin enam. Meski kalah, Japfa tetap lolos menemani Saputra sebagai runner up grup.
Pada partai yang dilaksanakan pada pukul 14.00 wita, kedua kesebelasan saling jual beli serangan. Terbukti keduanya mampu menampilkan permainan yang memikat. Namun, keuntungan berada di pihak Saputra. Laga baru berlangsung sebelas menit, Saputra mampu unggul lewat gol yang diciptakan Saha. Asyik menyerang, anak-anak asuh Parambung ini lengah. Hasilnya, Japfa berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol yang dilesakkan Ali Suarez pada menit ke-38. Hingga turun minum, skor tetap imbang 1-1.
Pada babak II, baik Japfa dan Saputra tetap tampil menyerang sepanjang laga. Dan sepertinya laga akan berakhir imbang 1-1. Namun, keunggulan kualitas materi dan pengalaman para pemain Saputra jualah yang menentukan hasil akhir. Pada penghujung babak II, tepatnya pada menit ke-82, Saha kembali tampil sebagai pahlawan dengan mengunci kedudukan menjadi 2-1 untuk kemenangan Saputra. Dengan dua golnya itu, Saha kini ada di peringkat dua daftar top scorer sementara dengan empat gol bersama gelandang Gaspa United A, Rasyid Bakri. Pemain Gaspa B, Astar, masih duduk di posisi pertama top scorer dengan 8 gol.
Usai pertandingan, pelatih Saputra, Parambung, terlihat amat puas dengan penampilan pasukannya. “Ya, saya cukup puas melihat penampilan para pemain kami hari ini. Anak-anak tampil bagus, utamanya lini tengah dan depan kami. Meski demikian, secara keseluruhan masih ada sedikit yang harus kami benahi guna menghadapi babak 8 besar nantinya,” ujar Parambung, seraya menambahkan, kunci kemenangan timnya adalah adanya perubahan formasi yang dia lakukan dari babak I ke babak II.
Ketika ditanya soal lawan yang akan dihadapi di babak selanjutnya, Parambung tegas mengatakan tidak akan memilih lawan. Siapa pun yang akan dihadapi, kata Parambung, pasukannya harus siap. “Soal lawan kami berikutnya, kami tidak ambil pusing, siapa pun itu, anak-anak harus siap, karena kerja kami adalah kerja tim,” tandas Parambung.
Berbicara soal Osas Saha yang kini telah mencetak empat gol dari dua partai saja, Parambung sangat mengapresiasi pemain asingnya itu. Menurut Parambung, tidak sia-sia Saha memperkuat armada Saputra di Turnamen Amsal Sampetondok Cup. “Lini depan kami sangat istimewa dengan adanya Saha. Ini membuktikan kualitas dia memang istimewa karena dia juga adalah bintang ISL yang pernah bersinar di kompetisi kasta tertinggi Indonesia,” pungkas eks Gaspa Palopo itu.
Osas Saha memulai karier di Indonesia dengan memperkuat PSDS Deli Serdang pada 2008. Striker bernama lengkap Osas Marvelous Ikpefua Saha ini kemudian hijerah ke PSMS Medan setahun kemudian. Dan terakhir berlabuh di Persepam Madura sejak 2012 sebelum bermain di Turnamen Amsal Sampetondok Cup. Curicullum Vitae yang dimiliki pemain kelahiran 1986 itu sudah mampu menggambarkan kualitasnya sebagai striker yang patut diwaspadai para bek yang bermain di turnamen ini. ()