Kondisi keamanan di Kota Palopo, mulai mengkhawatirkan. Setelah sejumlah kasus sebelumnya, aksi begal oleh kelompok orang tidak bertanggung jawab terjadi, kali ini dua wanita muda di Palopo, nyaris menjadi korban begal.
Adalah Novita, karyawan PDAM Palopo, dan Titi, pegawai di Pemerintahan Kota Palopo, yang nyaris menjadi korban begal di Depan Kantor Perusda (Eks Kantor KPU) Anggrek, sekitar pukul 22.00 Wita, malam tadi.
Kejadian itu bermula saat keduanya dengan mengendarai sepeda motor melintas di depan Kantor Perusda Palopo, saat tiba-tiba mereka dipepet oleh dua orang pemuda tak dikenal yang juga berboncenga.
“Tiba-tiba tas saya ditarik dan kami terjatuh,” ujar Novita yang mengaku masih shock akibat kejadian ini.
Saat kondisi terjatuh itulah, dua begal lalu kembali berupaya merebut paksa tas yang masih dipegang Novita. “Untungnya teman saya (Titi) beri perlawanan dengan memukul begal itu dan langsung melarikan diri,” ujar Novita.
Dia mengaku masih mengalami trauma akibat kejadian itu.
Sebelumnya, seorang guru di SMA Negeri 2 Walenrang telah menjadi korban begal di Jl Patimura Palopo, Sabtu (2/4/16) malam lalu.
Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian wajah akibat terjatuh, warga pun menolong dengan melarikan korban ke RSUD Sawerigading Palopo.




