Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Kattun, ‘Surga’ Yang Berselimut Kabut
Palopo

Kattun, ‘Surga’ Yang Berselimut Kabut

Redaksi
Redaksi Published 9 April 2016
Share
3 Min Read
SHARE

Kota Palopo ternyata menyimpan sejumlah potensi wisata yang masih belum dikelola secara baik. Sebutlah wisata alam, budaya, belanja, dan sejumlah potensi wisata lainnya yang ada di Palopo. Namun , tahukah anda, di daerah ini, terdapat satu lokasi yang memiliki keindahan alam yang tidak kalah dengan wisata ternama lainnya di Indonesia, seperti Kintamani di Bali, Batu di Jawa Timur, dan kawasan Puncak Bogor, di Jawa Barat.

Adalah Dusun Kattun, berjarak sekitar 26 kilometer dari pusat kota Palopo, atau 30 kilometer dari Kabupaten Tana Toraja, yang berlokasi di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, ternyata menyimpan keindahan alam.

Banyak juga yang belum mengatahui, jika Kattun merupakan salah satu wilayah yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Taman Wisata Alam (TWA) Nanggala III sejak tahun 1992, bersama dengan daerah lain disekitarnya seperti Puncak, Paredean, dan Bambalu.

Penetapan TWA Nanggala III itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 663/Kpts-II/92, tanggal 1 Juli 1992 tentang perubahan status kawasan hutan lindung Nanggala III menjadi TWA Nanggala III.

Sayangnya, penetapan status sebagai TWA ini, tidak dibarengi dengan promosi tentang keunggulan kawasan ini juga pengelolaan yang tidak maksimal, yang berakibat Kattun dan daerah sekitar tidak begitu dikenal didunia pariwisata Sulawesi Selatan, terlebih di skala Indonesia.

Aras Sandi, salah seorang warga Battang Barat menuturkan, pada dasarnya potensi pariwisata di Kattun tidak kalah dengan daerah lainnya di Indonesia. Selain view yang menarik berupa pemandangan pengunungan, lembah, sungai dan hutan, kawasan Kattun juga kerap diselimuti kabut.

Selain itu, Kattun juga dikenal memiliki spesies-spesies flora dan fauna yang unik dan langka. “Kondisi inilah yang membuat Kattun menjadi lokasi wisata yang patut diperhitungkan di Indonesia, apalagi daerah ini juga menjadi penyangga wisata Tana Toraja yang hanya berjarak sekitar 30 Km dari lokasi ini,” ujar Aras.

Di Kattun, anda tidak perlu khawatir akan kelaparan, sebab deretan warung yang siap sedia melayani anda dengan berbagai menu yang disiapkan.

Salah seorang pengunjung, Edy Maiseng mengungkapkan jika dirinya telah menyambangi sejumlah lokasi wisata alam di Indonesia, dan Kattun dinilai tidak kalah indahnya dengan daerah tersebut.

“Bahkan saya berani menyimpulkan bahwa Kattun adalah ‘Surga’ yang berselimut kabut, sayangnya kawasan ini tidak dikelola secara baik, selain itu promosi wisata oleh pemerintah juga tidak maksimal dilakukan,” ungkapnya.

Anda penasaran dengan keindahan Kattun, terutama saat sedang berselimut kabut? Pastikan anda datang ke lokasi ini sekitar pukul 14.00 – 17.00 Wita, maka anda akan menyaksikan keindahan yang tidak ada duanya ini.

———————————

  • Pengunjung Kattun mempromosikan keindahan daerah ini melalui akun facebook

Secangkir kopi di puncak kattung ditemani view dan kabut indah… serasa lagi minum kopi di surga :D :D

Dikirim oleh Iwan Opcel pada 9 April 2016

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Wabup Irwan Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap RAPBD Perubahan TA. 2019

Bupati Irwan Resmikan Puskesmas Bonepute Kecamatan Burau

Ada Plang Nama Kantor Bupati Luteng di Walmas

Pimpin Rapat Bulanan PKK Lutim, Sufriaty Budiman : Teruslah Bekerja dengan Baik

BPBD Lutim Gelar Workshop Penyusunan Workshop Penyusunan Kajian Risiko Bencana

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Mengintip Aktifitas BKP3 Jelang HUT XVII Lutra
Next Article 40 Gram Sabu dan Lima Orang Pelaku Diamankan Polisi

You Might Also Like

Hukum

Tawuran Antar Warga di Pentojangan, Tiga Rumah Dibakar

10 Oktober 2014
Luwu Timur

Sidak di Pasar Kawarasan, Tim Pengawasan Lutim Temukan Kosmetik Tanpa BPOM

21 Maret 2024
Hukum

Polres Lutim Didesak Tuntaskan Kasus PDAM Malili

22 Januari 2015
Luwu Timur

Bupati Lutim Buka RAT KPRI Sejahtera Guru SD Wotu dan Burau

15 Februari 2022
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?