Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Juddin Minta Pengidap ODHA Diberi Pelayanan Khusus
DPRD Luwu Timur

Juddin Minta Pengidap ODHA Diberi Pelayanan Khusus

Redaksi
Redaksi Published 29 September 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Juddin Sira meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur memberikan pelayanan khusus kepada warga pengidap HIV / AIDS (ODHA).

Hal tersebut disampaikan legislator Partai Amanat Nasional (PAN) kepada media ini diruang komisi tiga DPRD Luwu Timur, Rabu (28/9/16) kemarin.

Pelayanan khusus yang dimaksud, kata Juddin seperti, melakukan karantina kepada setiap warga pengidap HIV / AIDS. Hal itu dilakukan guna mengurangi penderita ODHA.

Di Luwu Timur, kata Juddin, sudah ada 99 kasus penderita ODHA dan penularan terjadi dengan cepat. Bukan hanya karena berhubungan badan (intim) melainkan penularan juga terjadi karena bersentuhan darah dan lainnya.

“Setiap tahunnya pengidap HIV dan AIDS dipastikan akan bertambah jika tidak dilakukan penanganan dengan baik. Saat ini jumlahnya sudah mencapai 99 kasus. Olehnya itu diharapkan dapat ditangani dengan khusus,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga diharapkan mampu melakukan pendekatan sosial dengan pengidap tersebut dengan harapan agar yang bersangkutan (penderita) tidak terdeteksi oleh warga lainnya.

“Kasihan juga kalau mereka ketahuan oleh warga lainnya dan bisa saja dikucilkan sehingga ini perlu dilakukan pendekatan secara sosial oleh pemerintah,” ungkap Juddin.

Selain karantina, Pemda juga memikirkan kebutuhan sehari – hari dan biaya lain bagi penderita HIV / AIDS selama menjalani karantina. “Kalau diperlukan kita bahas di DPRD,” ungkapnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Lutim Percepat Pembangunan RS Gigi dan Mulut

BKKBN Sulsel Lakukan “UJI PETIK” PIK Remaja Kamboja SMP YPS Sorowako

Jihadin Ingatkan PT Vale: “Jangan Biarkan Minyak Cemari Danau Towuti”

Kesan Aura Safira, Pembawa Baki Paskibra Luwu Timur

Terkait Mafia Tender di Lutim, Kapolres Perintahkan Penyelidikan

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Husler Pimpin Apel Siaga Bencana
Next Article Randis Wawali Kota Palopo Dirampas Eh, Tergelincir di Lutim

You Might Also Like

Luwu Timur

Budiman Ajak Kepala Desa Jalankan Gerakan Berbagi Jumat Sedekah

10 April 2023
Luwu Timur

Ketua TP PKK Lutim Serahkan Hadiah Pemenang Lomba 17 Agustus 2023

15 September 2023
Luwu Timur

Tingkat Kepatuhan LHKPN Luwu Timur Sudah 100 %

2 April 2021
Luwu Timur

Budiman : Kejuaraan Pencak Silat PSHT Adalah Ajang Mengasah Kemampuan

25 November 2023
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?