Anggota komisi Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur turun meninjau sejumlah proyek yang ada dikecamatan Nuha. Peninjauan itu dilakukan terkait adanya sorotan warga soal perencanaan.
“Menurut warga ada perencanaan kegiatan yang tidak memperhatikan aspek sekitar pemukiman,” ungkap legislator PPP, Andi Endi B Shin Go didampingi legislator lainnya, H Hendra Adiputra Hatta. Selain anggota dewan, pihak terkait juga terlihat ikut mendampingi seperti, sekertaris dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarkim), Muh Salman, PPK, Lurah Magani, dan konsultan pengawas.
Warga kelurahan Magani, Mery mengatakan, pembangunan Drainase di jalan Krakatau RT 5 Kecamatan Nuha menganggap perencanaan tidak memperhatikan aspek sekitar pemukiman warga. Ia kesal karena setiap kali hujan deras turun dipastikan air tersebut akan masuk kehalaman rumahnya. “Saya tidak setuju jika drainase yang dibangun ini terkesan airnya diarahkan menuju rumah saya, apa lagi ujung pembuangan semakin mengarah kerumah,” ungkapnya.
Andi Endy juga meminta agar Dinas Tarkim melakukan evaluasi berdasarkan data dari Konsultan Pengawas dengan harapan menghasilkan solusi terkait keluhan masyarakat saat ini. “Saya minta agar PPK segera melaporkan hal ini sebelum pembahasan anggaran perubahan 2016 di tingkat Banggar agar ada rekomendasi secepatnya yang dapat disepakati bersama pemerintah daerah,” ungkap Endi.
Untuk diketahui, proyek drainase tersebut dikerjakan oleh PT Sinar Abadi Madandan dengan nilai kontrak sekitar Rp401 juta