PT Vale Indonesia Tbk melalui Program Terpadu Pengembangan Masyarakat (PTPM) terus menunjukkan komitmennya untuk mengawal program yang telah dijalankan, diantaranya mendorong peningkatan hasil pertanian pangan melalui pola pertanian System of Rice Intensification (SRI).
Konstribusi perusahaan tersebut dengan cara melanjutkan komitmen untuk mendukung program pemerintah daerah Luwu Timur bersama asosiasi masyarakat organik Luwu Timur (AKAR) dengan menggelar training of trainer (ToT) bagi tenaga teknis penyuluh pertanian dan petani kader pada tanggal 12 sampai 16 November mendatang di kecamatan Tomoni.
Senior manager program pengembangan sosial, Busman Dahlan mengatakan, acara ToT ini diikuti 25 orang peserta masing – masing 16 tenaga teknis dari Badan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan dan 9 petani kader yang telah melakukan proses budidaya SRI selama 2 musim tanam.
ToT ini, kata Busman, merupakan bentuk pelatihan yang melibatkan individu untuk mempersiapkan individu tersebut menjadi seorang trainer pada masa yang akan datang. Proses ini bertujuan untuk mengembangkan kapabilitas dan kapasitas individu kepada komunitasnya sebagai seorang profesional yang terampil.
“Pelaksanaan ToT akan difokuskan kepada individu petani yang telah melakukan tahapan budidaya SRI Organik selama 2 musim tanam. Perusahaan juga telah mempersiapkan, Alik sutaryat dari yayasan aliksa organik konsultan,” ungkapnya.
Sementara itu, kepala BP4K Luwu Timur, Nursih Hariani menambahkan, total pengembangan model dan pendampingan program di wilayah pemberdayaan PT Vale seluas 34.62 hektar, diluar wilayah pemberdayaan 6.87 hektar. “Sebelumnya telah dilakukan panen perdana di wilayah Kalena dengan produktivitas 8.1 ton dimusim tanam pertama,” kata Nursih.
Diksempatan yang sama, ketua Akar Luwu Timur, Aris Situmorang mengatakan, pembukaan kegiatan tersebut akan dilakukan secara sederhana dan penutupan akan dilakukan dengan mengundang seluruh SKPD terkait sekaligus melakukan ekspose hasil ToT nantinya.
“Acara ini juga akan dilakukan ekspose terkait hasil ToT. Nantinya kita akan mengundang SKPD terkait,” ugkap Aris Situmorang yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua DPRD Luwu Timur.




